Category Archives: Tips Belanja

Tips Merawat Blangkon

Tips Merawat Blangkon

Cara merawat blangkon  :

  • Tempatkan blangkon pada tempatnya.
  • Simpan blangkon ditempat yang kering.
  • Masukkan ke dalam lemari atau plastik yang bersih.
  • Bersihkan blangkon dengan sikat halus sebelum dipakai dengan tujuan untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel di blangkon.

Sebelum menyimpan blangkon kesayangan Anda bisa terlebih dahulu menyikat agar saat disimpan tidak meninggalkan kotoran yang tertempel di blangkon. Pertama-tama siapkan terlebih dahulu sikat halus dengan 2 ukuran serta air bersih. Sikat yang berukuran besar bisa digunakan untuk menyikat area yang luas dan tidak tertutup, sedangkan sikat yang kecil digunakan untuk meyikat area yang sulit dijangkau dan tersembunyi. Cara mencucinya sangat mudah dengan membasahi terlebih dahulu sikat kemudian menyikat secara perlahan dan searah.

blangkon lurik

Tips Merawat Blangkon

Sekian Tips Merawat Blangkon  dari www.anisashop.com yang bisa dilakukan di rumah untuk merawat blangkon kesayangan Anda. Blangkon akan tetap terlihat bersih dan tahan lama. Semoga bermanfaat.

Tips Membedakan Kain Lurik Tenun Asli dan Kain Lurik Tenun Sintetis/Printing

Tips Membedakan Kain Lurik Tenun Asli dan Kain Lurik Tenun Sintetis/Printing

Memilih kain tenun yang baik memang bukanlah perkara mudah, apalagi jika kita tidak mempunyai cukup pengetahuan tentang kain tenun. Jika dilihat secara kasat mata memang sulit membedakannya, apalagi saat ini ada dua jenis kain tenun yang beredar dipasaran, yaitu kain tenun asli dan kain tenun sintetis. Jika anda berniat membeli kain tenun tentu anda harus tahu bagaimana cara membedakan kain tenun asli dan kain tenun sintetis. Mengapa demikian?

Kain tenun asli adalah kain tenun yang ditenun dengan menggunakan alat tenun tradisional atau alat tenun bukan mesin (ATBM), atau dengan kata lain tidak dibuat dengan mesin. Selain itu kain tenun asli biasanya banyak menggunakan bahan alami sebagai bahan dasar pembuat kain misalnya pewarna. Pada kain tenun asli, pewarna yang digunakan adalah pewarna alami yang didapat dari tumbuhan disekitar lingkungan pengrajin dan diproses secara alami.Nah, karena proses dan bahan yang digunakan tak heran jika kain tenun ini harga nya sangat mahal jauh melebihi harga kain tenun sintetis.

Kain tenun sintetis adalah kain tenun yang dicetak dengan bantuan mesin atau biasa disebut tekstil printing. Selain itu bahan seperti pewarna yang digunakan juga bahan pewarna sintetis. Harga jual kain tenun sintetis ini jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan kain tenun asli. Memang kain tenun ini dibuat agar kain tenun dapat dihasilkan dalam waktu yang lebih cepat dan dengan harga jual yang lebih murah. Tujuannya adalah agar semua lapisan masyarakat mempu membeli kain tenun. Tetapi mutu dan kualitas kain tentu sangat berbeda.

Berikut ini adalah perbedaan kain tenun asli dengan kain tenun sintetis:
Kain tenun asli dan sintetis sekilas memang terlihat sama tetapi jika kita amati lebih teliti akan tampak bedanya. Tidak sulit kok untuk membedakanya. Yuk simak yang berikut ini.

1. Perhatikan Coraknya

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengamati corak kain. Corak kain tenun ATBM tampak tidak teratur pada setiap benang. karena dibuat secara manual memang besar kemungkinan jika pola benang satu dengan benang lainnya tidak sama. Pola tidak teraturnya kecil-kecil hanya dalam hitungan benang. satu benang mungkin terlihat sedikit menjorok warna putihnya sedangkan benang disampingnya tidak begitu menjorok. Tetapi inilah yang menjadi keunikan kain tenun ATBM.Lain halnya dengan kain tenun sintetis, pola ketidakteraturannya lebih besar. Mesin tenun tidak mampu memberi warna yang berbeda pada setiap benang.

2. Perhatikan Permukaan Kain

Selanjutnya perhatikan permukaan kain baik bagian depan maupun bagian belakang kain. pada kain tenun ATBM bagian depan dan belakang kain terlihat sama baik corak maupun warna. Kedua nya sama sama cerah karena proses pewarnaan dilakukan pada benang sebelum benang ditenun.

3. Amati Kerapatan Benang

Pada kain tenun ATBM, kerapatan benang tampak tidak sama persis. Hal ini disebabkan karena proses menenun dikerjakan dengan tenaga manusia sehingga terkadang ada bagian yang terlihat lebih rapat dan ada bagian yang tidak. Sebaliknya pada kain tenun sintetis, karena dikerjakan oleh mesin maka kain tenun mempunyai kerapatan benang yang sama persis.

tenun ikat blangket

Tips Membedakan Kain Lurik Tenun Asli dan Kain Lurik Tenun Sintetis/Printing

Demikianlah informasi tentang Perbedaan Kain Lurik Tenun Asli dan Kain Lurik Tenun Sintetis/Printing  dari www.anisashop.com. Untuk mengetahui kain tenun yang anda miliki asli dan berkualitas premium ada beberapa tips untuk membedakannya antara lain : perhatikan coraknya, perhatikan permukaan kain dan amati kerapatan benang. Semoga bermanfaat.

Tips Mencuci Surjan

Tips Mencuci Surjan

Surjan merupakan nama model busana khas Jawa, yang pola rancangannya diambil dari pola sikap tangan orang yang siaga menghadap serangan lawan, yaitu tangan bersilang di depan dada. Surjan dahulu digunakan oleh para bangsawan mataram dan aparat kerajaan hingga prajurit untuk membedakan jenjang jabatan/kedudukan pemakainya, ditandai atau dibedakan dari besar-kecilnya motif lurik, warna dasar kain lurik dan warna-warni luriknya. Lalu bagaimana cara merawat surjan lurik agar tetap awet dan memiliki warna yang indah seperti baru?

Berikut ini adalah beberapa Tips Mencuci Surjan Anda.

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain lurik yang banyak dijual di pasaran. Atau cuci lurik dengan sampo rambut. Sebelumnya, larutkan sampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain lurik.

2. Mencuci kain lurik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah direndam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci kain lurik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak model surjan.

3. Saat mencuci kain lurik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika kain lurik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.

4. Jangan mencuci kain lurik dengan mesin cuci.

5. Saat akan menjemurnya, kain lurik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

6. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi kain lurik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

7. Jika sudah dijemur, hindari menyeterika kain lurik secara langsung. Jika tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain lurik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

8. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain lurik, terutama lurik dengan pewarna alami. Sebaiknya, tutupi dulu kain lurik dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

9. Simpan surjan lurik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak kain lurik. Cara lain agar kain lurik tak dimakan ngengat adalah dengan memberi sedikit merica yang dibungkus tissu di lemari tempat menyimpan surjan lurik. Atau letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalui proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

 

Tips Mencuci Surjan

Demikian tadi beberapa Tips Mencuci dan Merawat Surjan lurik kesayangan Anda dari www.anisashop.com, bila Anda rajin melakukan tips di atas, maka surjan lurik Anda akan selalu kelihatan baru dan wangi layaknya baru beli di toko. Semoga bermanfaat.

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Hijaber

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Hijaber

Pakaian bernuansa lurk kini memang cukup digemari para wanita Indonesia. Fashion lurik memang tak akan surut, apalagi sekarang ini desainer sering sekali mengangkat tema tentang kain-kain di Indonesia. Motif-motif lurik kini kembali hadir untuk mempercantik wanita Indonesia. Nah, bagi kamu yang mengenakan hijab, kamu bisa mencoba mengikuti Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Hijaber berikut ini:

1. Gunakan outer motif tenun lurik dengan dalaman dan kerudung warna hitam yang cocok dengan celana jeans. Sepatu putih dan tas hitam untuk melengkapi outfitnya.

2. Kenakan atas dan bawahan motif lurik yang pas dengan kerudung putihnya. Sepatu sneaker wedges dari Adidas semakin membuat  penampilan semakin terlihat lebih fashionable.

3. Motif lurik dapat kamu sesuaikan membentuk alur vertikal yang nantinya akan memberi kesan tubuh yang lebih langsing dan jenjang. Kamu juga dapat memadukannya dengan bahan lain untuk kombinasi warna dan motif yang lebih kekinian.

4. Jika kamu tidak percaya diri jika dipakai bersamaan, kamu dapat menggunakan lurik set terpisah, dan dipadukan dengan fashion item lain.

5. Gunakan untuk long dress atau kaftan. Model baju ini dapat kamu pilih untuk tampilan pesta atau formal yang lebih simpel dan minimalis. Selain itu, agar tetap elegan, cobalah untuk memilih bahan lurik dengan warna natural atau netral seperti hitam, putih, abu-abu, atau nude.

6. Kombinasi dan susunan motif garis-garis dapat kamu kreasikan untuk tampilan yang beda dan unik. Untuk warna, cobalah mengkombinasikan beberapa warna cerah dan lembut agar gaya kamu tetap fresh saat beraktivitas.

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Hijaber

Nah, itulah beberapa Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Hijaber dari www.anisashop.com yang bisa kamu coba. Kira-kira mana yang paling kamu suka, ya?

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Pesta

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Pesta

Lurik merupakan pakaian tradisional berasal dari daerah Jawa Tengah. Penggunaannya dulu sangat jarang karena kain ini dianggap kuno dan tua. Seiring dengan perubahan fashion industry, kini kain tradisional memiliki tempat tersendiri di hati orang-orang.

Hal ini tidak lepas dari cara mengkombinasikan baju berbahan kain lurik untuk busanapesta. Berikut ini adalah Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Pesta milikmu agar terlihat modis dan keren.

1. Biasanya kain lurik hanya dipadukan dengan kain yang polos untuk menghindari tabrak motif. Namun sekarang kain lurik bisa dipadukan dengan kain lain dari nusantara, seperti kain songket, kain batik, atau jenis kain lainnya yang sama-sama kental aroma tradisionalnya.

2. Biasanya kain lurik digunakan sebagai atasan, maka sekarang dibalik posisinya menjadi bawahan. Kenapa tidak? Pastikan memilih desain yang istimewa supaya keindahan kain lurik semakin tereksplor. Misalnya dibuat menjadi rok asimetris, atau dibuat jadi kulot yang nyaman.

3. Kain lurik yang terlihat kuno akan menjadi sangat fashionable jika dibuat menjadi bentuk-bentuk yang beraneka rupa.  Untuk memberikan kesan simpel dan minimalis saat menggunakan baju lurik, kamu dapat menambahkan celana putih polos. Dengan begini, penampilanmu akan tetap elegan dan terlihat klasik.

4. Kombinasikan kain lurik yang berwarna gelap dengan kain berwarna pastel. Gunakan potongan unik agar busanamu lebih menarik. Memakai busana ini saat ke pesta tentu kamu akan mencuri perhatian semua orang.

Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Pesta

Itulah Tips Padu Padan Lurik untuk Busana Pesta dari www.anisashop.com yang bisa kamu coba menggunakan kain lurik. Menarik, bukan? selamat mencoba.

Kisah Batik yang Makin Mendunia

Kisah Batik yang Makin Mendunia

Indonesia memang dikenal sebagai negeri yang penuh budaya. Wajar kalau kemudian banyak bangsa lain yang menaruh hormat pada hasil karya adiluhung bangsa ini. Nah, tahukah kamu bagaimana kisah batik Indonesia hingga bisa terkenal ke seluruh dunia seperti sekarang?

Batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga kerajaan di Indonesia zaman dahulu. Awalnya kegiatan membatik hanya terbatas dalam keraton saja dan batik dihasilkan untuk pakaian raja dan keluarga pemerintah dan para pembesar. Oleh karena banyak dari pembesar tinggal di luar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar dari keraton dan dihasilkan pula di tempatnya masing-masing.

Lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat jelata dan selanjutnya meluas sehingga menjadi pekerjaan kaum wanita rumah tangga untuk mengisi waktu luang mereka. Batik mulai dikenal dunia sekitar tahun 1817. Ketika itu, menurut buku History of Java Sir Thomas Stamford Raffles memperkenalkan teknik batik ke Eropa. Ia sempat menjadi Gubernur Inggris di Jawa.

Apalagi, batik Indonesia mendapatkan pengakuan dunia pada tanggal 2 Oktober 2009 oleh UNESCO yang mengukuhkan batik sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity asal Indonesia. Pertumbuhan batik juga ditopang antusiasme masyarakat untuk menggunakan batik, baik dari pegawai pemerintahan, BUMN ataupun swasta serta masyarakat secara luas dari berbagai kalangan dan usia sehingga meningkatkan permintaan produk batik yang mendorong tumbuhnya industri batik nasional.

Kisah Batik yang Makin Mendunia

Ya itulah Kisah Batik yang Makin Mendunia dari www.anisashop.com. Memang perjalanan batik masih panjang. Kita tentu harus ikut menjaga dan melestarikannya. Tentu dengan membeli dan memilih batik asli Indonesia.

Kisah Lurik yang Makin Mendunia

Kisah Lurik yang Makin Mendunia

Indonesia adalah negara dengan penuh ragam budaya, salah satunya adalah “lurik” sebagai warisan budaya kain tenun yang ada di masyarakat Jawa Tengah khususnya di Solo dan Yogyakarta. Seiring berkembangnya zaman, lurik sudah mulai dilupakan. Keadaan ini dimaknai ibu Sari yang punya gerai batik di Gedung Sarinah Jakarta, untuk membangkitkan kembali para pecinta “lurik” bekerja sama dengan Wastraprema ,adalah Himpunan Pecinta Tenun, Batik dan Kain Adat Indonesia menggelar Pameran di Sarinah.

Kita sangat prihatin karena orang Jogja sendiri sudah lupa adanya lurik ,untuk itu kita angkat “lurik” bisa mendunia seperti juga  “batik”. Kita tampilkan inovasi – inovasi baru yang kekinian dengan desainer anak bangsa yang menghasilkan karya yang indah dan bisa diterima dari semua lapisan masyarakat ,sehingga lurik bisa diminati di Tanah air maupun manca negara ,ujar Ketua Bidang Program Ibu Neneng Iskandar.

Pecinta Seni Budaya Luar Negeri yang tergabung dalam Indonesian Heritage Society yang tersebar di Inggris ,Italia, Perancis dan Jepang diundang untuk menghadiri pameran ini. Ini adalah karya Bangsa Indonesia yang sangat indah ,dari sejarahnya lurik dipakai dari rakyat biasa hingga punggawa keraton al.Demang  sesuai dengan kedudukannya memakai busana lurik dengan warna yang berbeda adalah suatu kekayaan budaya yang mengagumkan selain batik yang sudah dikenal juga macam-macam kain tenun yang dihasilkan hampir diseluruh pelosok tanah air adalah kekayaan budaya yang luar biasa imbuh Presiden Indonesian Heritage Society ,Ria Naradate.

Di Jepang sendiri karya tenun atau bermacam batik asli Indonesia mendapatkan tempat tersendiri dengan menempatkan tempat yang khusus apalagi untuk yang bernilai sejarah dalam pembuatannya ucap Anya Robertson sebagai Vice President Indonesian Heritage Society.

Kisah Lurik yang Makin Mendunia

Demikianlah Kisah Lurik yang Makin Mendunia dari www.anisashop.com. semoga bisa menjadikan lurik semakin dilirik di berbagai negara.

Tips Memilih Lurik untuk Busana Kerja

Tips Memilih Lurik untuk Busana Kerja

Jika berbicara model baju lurik ini sendiri, tidak bisa dipungkiri jika model baju lurik untuk busana kerja lebih beragam dan banyak dijual di pasaran. tapi kamu harus pandai dalam memilih dan memilah model baju lurik.

Buat kamu yang ingin tampil modis dengan baju lurik untuk kerja tapi bingung model seperti apa yang cocok dengan kamu? Ini dia Tips Memilih Lurik untuk Busana Kerja:

1. Sesuaikan Baju dengan Bentuk Tubuh

Bagi para wanita menyesuaikan potongan busana dengan bentuk tubuh itu sangat penting. ini merupakan langkah pertama yang bisa menjadikan penampilan kamu menjadi menarik dan enak dipandang oleh teman di kantor. Maka dari itu, pemilihan ukuran dan bentuk perlu diperhatikan.

2. Pilih Bahan Yang Tepat

Sebisa mungkin pilih bahan katun karena selain memiliki tekstur halus, nyaman, dan sejuk. Selain itu bahan katun bisa menyerap keringat sehingga kamu bisa dengan nyaman menggunakan lurik seharian.

3. Desain Baju yang Sesuai dengan Lingkungan Kerja

Model baju batik untuk kerja sebaiknya gunakan corak dan model yang sederhana namun tetap elegan. Perlu diperhatikan juga warna lurik untuk acara kasual kamu bisa menggunakan warna cerah, sedangkan acara formal kamu bisa memilih warna yang lebih gelap atau monokrom.

4.  Bedakan Lurik Casual dan Formal

Sebelum kamu membeli baju lurik, tentukan terlebih dahulu batiknya untuk acara formal, semi formal atau kasual. Untuk lurik kasual kamu bisa memilih batik dengan corak fauna dan flora dan padukan dengan warna yang cerah. Kemudian busana lurik formal atau busana kerja, sebaiknya kamu memilih lurik berwarna gelap atau pastel. Seperti corak geometris agar penampilan kamu menjadi tetap terlihat rapi dan formal.

Tips Memilih Lurik untuk Busana Kerja

Itu dia Tips Memilih Lurik untuk Busana Kerja dari www.anisashop.com yang bisa dijadikan referensi. Kata siapa lurik itu kaku, monoton, kolot. Jika kamu pandai dalam mengkombinasikan model, pasti batik akan terlihat lebih modern. Selain itu dengan menggunakan lurik juga berarti turut membantu melestarikan budaya yang ada dan Indonesia, dan tentunya keindahan lurik bisa menjadi kebanggaan kita semua.

 

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR