Category Archives: Tips Belanja

Grosir Syal Lurik Khas Klaten

Grosir Syal Lurik Khas Klaten

Klaten, berbicara kota klaten merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah dan boleh dibilang wilayah yang cukup subur karena letaknya memang dekat dengan Gunung Merapi. Secara geografis kota ini diapit oleh dua kota besar bekas Kerajaan Mataram, yaitu Yogyakarta dan Solo. Mungkin saking besarnya potensi kedua kota yang mengapitnya, tak jarang hal ini membuat Klaten hanya dianggap sebagai pupuk bawang atau menjadi daerah yang kurang diperhitungkan bagi kalangan wisatawan. Tapi apa iya, di kota yang konon berasal dari kata “Kelathi” (buah bibir) ini memang benar-benar gak ada destinasi yang menarik?

Jangan salah dulu kota klaten meskipun terhimpit dari dua kota yaitu solo dan jogja juga menyimpan banyak sekali ragam wisata di dalamnya mulai dari wisata alam, wisata kuliner dan wisata khas daerah dari kota klaten nih.. nah ngomong – ngomong tentang kota klaten yang mempunyai khas salah satunya adalah Syal lurik Khas Klaten nih.

Selama ini kain lurik dianggap sebagai kain Ndeso. Lazim dipakai simbok-simbok sebagai selendang untuk menggendong bakul atau perangkat momong cucu. Di tangan kreatif Indrias Tri Purwanti, lurik khas perajin Jawa Tengah, berkibar dengan desain-desain kontemporer. Menampilkan citra tenun elegan dan berkelas.

Salah satunya juga kain tenun lurik tringsing, atau juga kain tenun lurik pedan, banyak juga sekarang orang yang memakai syal lurik buat keperluan sehari – hari, buat jalan – jalan sama keluarga, buat mode fashion dan masih banyak lagi nih , nah buat kamu yang pengen banget dapetin Syal Lurik Khas Klaten dan bingung mau beli dimana, atau kamu bukan orang klaten yang bisa langsung membeli lurik di kotanya langsung.. tenang gak usah khawatir lagi, karena kamu bisa membeli nya secara online lewat anisashop.com.

Nah www.anisashop.com inimenyediakan berbagai macam keperluan kamu mulai dari :

  • Batik
  • Lurik
  • Tenun
  • Tas

ada juga selendang tenun, selendang tenun lurik merah, kemeja hancico, Lurik rainbow, kebaya kutu baru dan jug aneka blankon yang semuanya bisa kamu pilih hanya di www.anisashop.com. buat kalian yang memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggal atau jauh dari kota klaten sehingga tidak bisa melihat langsung , atau kamu yang hobi belanja online tanpa ribet dan juga ibu rumah tangga yang repit mengasuh anak, dan tidak mau ribet pengen beli barang dengan melihat langsung tokonya, tenang semua bisa beli apa saja tanpa ribet di anisashop.com belanja tanpa ribet dan mudah. Belanja syal lurik, batik, tenun? Semua bisa dijamin kualitas bagus, dan harga yang cocok dikantong.

pasmina syall

Grosir Syal Lurik Khas Klaten

Semua yang anda butuhkan terkait lurik, batik dan lainnya ada disini. Tempat Grosir Syal Lurik Khas Klaten ya cuma ada di www.anisashop.com, tunggu apalagi segera pesan.

Asal-Usul Syal Lurik

Asal-Usul Syal Lurik

Usia tenun lurik di Indonesia, hampir setua sejarah berdirinya bangsa ini. Dari sejak jaman Majapahit, tenun lurik sudah dikenal masyarakat. Lurik juga muncul pada relief Candi Borobudur. Dimana pada reliefnya tergambar seseorang yang sedang menenun dengan alat tenun gendong. Prasasti Raja Erlangga Jawa Timur tahun 1033 dan ada juga menyebutkan tentang kain tuluh watu. Sementara tuluh watu itu adalah salah satu motif klasik tenun lurik. Bicara tentang lurik dan sejarahnya kini akan saya bahas sedikit tentang Asal – Usul Syal Lurik.

Indonesia dikaruniai keragaman suku bangsa yang masing-masing memiliki budayanya sendiri. Hal tersebut terlihat pula pada cara berpakaian yang tidak sama antara satu suku bangsa dengan suku bangsa lainnya, berbeda dalam gaya, bentuk serta bahan yang digunakan, kemudian menjadi ciri khas masing-masing daerah bersangkutan. Demikian halnya dengan masyarakat Jawa di Yogyakarta, memiliki pakaian tradisional yang khas, yaitu salah satunya lurik.

Lurik merupakan nama kain, kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garisgaris, yang merupakan lambang kesederhanaan. Sederhana dalam penampilan maupun dalam pembuatan namun sarat dengan makna (Djoemena, Nian S., 2000). Selain berfungsi untuk menutup dan melindungi tubuh, lurik juga memiliki fungsi sebagai status simbol dan fungsi ritual keagamaan. Motif lurik yang dipakai oleh golongan bangsawan berbeda dengan yang digunakan oleh rakyat biasa, begitu pula lurik yang dipakai dalam upacara adat disesuaikan dengan waktu serta tujuannya.

Sekarang ini, Klaten adalah daerah yang paling perhatian terhadap keberlangsungan hidup tenun lurik. Tak salah jika ada yang menyebut bahwa Kabupaten Klaten itu merupakan ibukota tenun lurik. Pasalnya, tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) lurik menjadi andalan kota ini. Ada banyak sekali desa yang menjadi sentra pengrajin lurik. Salah satunya kecamatan pedan yang ada di kabupaten klaten. Bahkan jika kita memasuki atau melewati kota Klaten, maka di pintu masuknya kita akan menemui monumen berupa patung seseorang yang sedang menenun dengan ATBM. Monumen yang dibangun pada tahun 2012 ini, berdiri di Jalan Raya Jogja – Solo, atau lebih tepatnya di perempatan Rs.Tegalyoso, Klaten.

Dulu kala , ketika kain tenun lurik masih berada di jaman keemasannya, hampir semua penduduk yang ada di Klaten melakukan pekerjaan menenun. Jumlahnya ribuan. Keberadaan sentra tenun lurik menyebar di beberapa kecamatan antara lain, di Pedan, Cawas, Bayat, Juwiring, Karangdowo dan Delanggu yang terkenal dengan beras rojolele-nya. Namun seiring persaingan bisnis kain yang makin ketat, dimana pasar lebih memilih harga murah, maka keberadaan sentra tenun lurik semakin berkurang. Dan dari sedikit yang masih bertahan itu diantaranya adalah Desa Wisata Tenun Tlingsing dan Lurik Prasojo di Pedan.

pasmina syall

Asal-Usul Syal Lurik

Itulah sedikit mengenai Asal-Usul Syal Lurik dari www.anisalurik.com, semoga bermanfaat.

 

Setelah Wisata di Candi Plaosan, Ada Ide untuk Berburu Kain Lurik?

Setelah Wisata di Candi Plaosan, Ada Ide untuk Berburu Kain Lurik?

Candi Plaosan tak mungkin dilewatkan saat berkunjung ke beberapa tempat di sekitar Candi Prambanan. Bagaimana tidak? Semburat jingga yang menyebul di tengah bangunan candi kembar selalu tampak cantik diamati dari luar pagarnya. Disertai sapuan warna biru langit yang menaungi arsitektur dua kubah candi berwajah sama, Candi Plaosan menyampaikan pesan yang teramat romantis di pagi hari.Alamat Candi Plaosan berada di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Candi Plaosan terdapat di daerah yang sama dengan Candi Prambanan, lokasi Candi Plaosan terletak kurang lebih 1 km darinya. Cukup dekat bukan? Setelah menikmati pemandangan Candi, tak ada salahnya untuk berburu warisan budaya khas asal Klaten.

Sebagai kabupaten yang turut menyinari peradaban Jawa dan Nusantara pada zamannya, Kabupaten Klaten memiliki warisan budaya adiluhung yang tak kalah menariknya dengan kota tetangga. Temukanlah sesuatu yang mengagumkan tentang lurik yang hanya dipandang sebagai pakaian saja. Lantas, dihadirkan secara cuma-cuma pertunjukan pembuatan lurik di bengkel tenun pinggir jalan raya Kecamatan Pedan. Tak hanya di Kecamatan Pedan, sentra pembuatan tenun lurik ini juga dapat anda temukan di Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas.Layaknya sebuah orkestra. Masing-masing pekerja mendapati tugas yang berbeda dan menghasilkan irama yang tak memekikkan telinga. Yap, pembuatan kain lurik di Klaten masih banyak yang menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin atau yang sering disingkat ATBM. Meski tak sehalus kain pabrikan, motif kain yang digarap menggunakan ATBM memiliki tekstur yang khas dan kerumitan yang tak bisa digarap menggunakan mesin pabrikan.

couples lurik atbm

Setelah Wisata di Candi Plaosan, Ada Ide untuk Berburu Kain Lurik?

Sekian informasi Setelah Wisata di Candi Plaosan, Ada Ide untuk Berburu Kain Lurik?dari www.anisashop.com.Bagaimana? Menarik bukan mengenal kain khas Klaten ini. Tak ada salahnya untuk berkunjung dan mencoba bagaimana menggunakan alat tenun ATBM.

Kenapa ASN Klaten Wajib Memakai Lurik?

Kenapa ASN Klaten Wajib Memakai Lurik?

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus berupaya mengangkat potensi kain lurik. Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten mulai Rabu, 6 November 2019 wajib memakai selendang lurik untuk melengkapi seragam atas baju atas warna putih dan bawahan baik rok maupun celana warga gelap atau hitam. Maka dari itu pada apel pagi di Halaman Pendopo Pemkab Klaten baik Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun ASN  yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Badan atau Dinas yang berdekatan dengan Setda Klaten semua mengenakan selendang lurik.

Tak hanya itu,kebijakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang menerapkan pemakaian batik dan lurik bagi PNS di Jateng pada Selasa hingga Jumat berdampak positif. Khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jateng.Ya, kain lurik sepintas tak jauh berbeda dengan kain pada umumnya. Namun, motif kain lurik hasil produksi mesin modern tak bisa disebut kain lurik. Karena, lurik merupakan branding cultural yang melekat pada hasil produksi ATBM yang ada sejak zaman dulu, ketika masyarakat belum mengenal alat modern. Dan lurik, dalam perjalanannya kemudian menjadi salah satu identitas cultural masyarakat Jawa. Khususnya di Jateng pasca Ganjar Pranowo membuat kebijakan PNS wajib mengenakan lurik setiap Selasa hingga Jumat.

Alasan diwajibkannya ASN memakai lurik yaitu demi kelangsungan sentra kerajinan kain tradisional yang sekaligus akan membuat para pengrajin terangkat kesejahteraannya.

lurik tradisional

Kenapa ASN Klaten Wajib Memakai Lurik?

Kenapa ASN Klaten Wajib Memakai Lurik? dari www.anisashop.com. Jadi, ada baiknya sebagai warga Indonesia tak lupa bahwalurik merupakan branding cultural yang melekat juga terhadap Indonesia.

 

 

Ini Nih yang Bikin Lurik Klaten Beda dibanding yang Lain!

Ini Nih yang Bikin Lurik Klaten Beda dibanding yang Lain!

Salah satu jenis kain tenun yang masuk dalam daftar koleksi kain khas tradisional nusantara adalah tenun lurik. Tenun lurik berbeda dengan tenun ikat. Perbedaannya adalah dari jenis bahan. Sementara pembuatannya sama-sama dipintal. Berbeda dengan Lurik khas daerah lain, lurik Jawa merupakan kain dengan motif yang sama dengan namanya, lurik yang artinya garis-garis. Tenun lurik Jawa memiliki motif garis kecil-kecil.

Lurik Jawa

Lurik Klaten dibuat oleh ATBM (alat tenun bukan mesin) maupun mesin tenun. Perbedaan diantaranya dapat diketahui dengan melihat hasil dari kain lurik yang menunjukkan jarak antar benangnya beraturan atau tidak. Salah satu contoh yaitu Kain Lurik Pedan dibuat dari benang katun pilihan yang ditenun secara cermat dan teliti oleh para pengerajin di desa Pedan, Klaten dengan menggunakan alat tenun tradisional. Proses pewarnaan dimulai dari benang, sehingga warna kain depan dan belakang adalah sama. Corak tenun membentuk garis vertikal memanjang dengan kombinasi warna yang sangat variatif.

Tidak hanya berupa garis, motif kain lurik ada juga yang berupa kotak-kotak yang merupakan perpaduan dua garis vertikal dan horisontal yang pada kain tenun yang bercorak garis atau kotak saja, akan tetapi termasuk pula kain polos dengan berbagai warna, seperti merah dan hijau atau dikenal dengan nama lurik polosan. Sifat lurik tergantung pada bahannya yang berasal dari katun, berbentuk gambar garis, tetapi kadang dibikin kotak-kotak, ataupun polos. Meskipun polos, namanya tetap lurik.

Berdasarkan fungsi dan kegunaan, lurik Jawa dahulu digunakan oleh masyarakat kelas bawah untuk pakaian sehari-hari. Bagi wanita, kain lurik digunakan untuk kain (bawahan) sedangkan pria untuk atasan. Adat jawa yang kental dengan filosofi, turut berperan dalam pembuatan motif lurik. Konon katanya motif lurik Jawa ditentukan oleh para tetua, kemudian mereka membuat, dan diwariskan kepada generasi selanjutanya. Oleh sebab itu, meski pada dasarnya lurik Jawa bermotif garis-garis tetapi setiap pola garis dari kain lurik kadang berbeda.

Ini Nih yang Bikin Lurik Klaten Beda dibanding yang Lain!

Nah, Ini Nih yang Bikin Lurik Klaten Beda dibanding yang Lain dari www.anisashop.com. Jadi, apakah teman-teman tertarik untuk memiliki kain khas tradisional nusantara yang satu ini?

 

Habis Bermain Air di OMAC, Lalu ingin Beli Oleh-Oleh Lurik Klaten?

Habis Bermain Air di OMAC, Lalu ingin Beli Oleh-Oleh Lurik Klaten?

Obyek Mata Air Cokro ( OMAC ) merupakan salah satu obyek wisata favorit di Klaten. Kawasan wisata air ini selalu ramai karena lokasinya sejuk, bermata air jernih dan pemandangan alur sungai yang indah.Kesejukan Obyek Wisata OMAC banyak dipengaruhi pepohonan besar yang dilestarikan oleh pengelola sumber mata air. Selain tempatnya yang nyaman karena dikelilingi puluhan pohon raksasa yang menjulang tinggi, mata airnya terus mengalir memenuhi tempat permandian. Benar-benar jernih dan menyegarkan.

Setelah puas berenang, saatnya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di Kabupaten Klaten. Tak lupa, buah tangan untuk keluarga, kerabat maupun sanak saudara perlu dipikirkan. Klaten berada cukup strategis di antara kota Yogyakarta dan Solo yang mana terkenal dengan bakpia dan serabinya. Rasanya jika membawa oleh-oleh makanan sudah biasa dan akan cepat ludes. Tak ada salahnya mencoba berkunjung ke destinasi wisata Klaten yang tak boleh dilewatkan dan sudah menjadi ciri khas kabupaten Klaten yaitu kain Lurik.

Kabupaten Klaten merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan industri kecilnya. Berbagai macam industri kecil terdapat di Kabupaten Klaten mulai dari jenis konveksi, makanan olahan, hingga kerajinan. Salah satunya yang paling banyak adalah industri kecil berupa industri tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) Lurik di Kabupaten Klaten. Industri tersebut menjadi industri unggulan dan utama di Kabupaten Klaten. Maka tak heran, bila melewati Kota Klaten akan terdapat patung berupa orang yang sedang menenun lurik dengan ATBM.

Jumlah pengrajin tenun lurik di Klaten menurut data BPS tahun 2012 sekitar 1200 pengrajin yang menyebar hingga berbagai wilayah. Keberadaan lurik tersebar di beberapa kecamatan antara lain Pedan, Cawas, Bayat, Delanggu, Juwiring dan Karangdawa. Dari beberapa wilayah tersebut, keberadaan lurik yang sangat berkembang berada di Kecamatan Cawas khusunya di Desa Tlingsing. Oleh karena itu, desa Tlingsing telah ditetapkan pemerintah Kabupaten Klaten sejak tahun 2011 melalui Surat Keputusan Bupati telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Tenun ATBM Lurik di Kabupaten Klaten.

Habis Bermain Air di OMAC, Lalu ingin Beli Oleh-Oleh Lurik Klaten?

Itulah, Habis Bermain Air di OMAC, Lalu ingin Beli Oleh-Oleh Lurik Klaten?dari www.anisashop.com. Jadi, jika berkunjung ke Klaten jangan lupa untuk beli oleh-oleh Lurik khas Klaten.

Habis Berenang di Umbul Ponggok, Pengen Belanja Lurik Khas Klaten?

Habis Berenang di Umbul Ponggok, Pengen Belanja Lurik Khas Klaten?

Siapa yang tidak tahu dengan tempat pemandian yang unik nan berbeda satu ini? Yap, umbul ponggok yang terkenal dengan sensasi berenang bersama ikan air tawar yang berwarna-warni.

Tidak hanya itu saja, biasanya Umbul Ponggok Klaten ini juga sering dijadikan sebagai tempat latihan diving. Bagi yang tidak berminat dengan kegiatan diving, kalian bisa menikmati snorkeling atau berenang lucu disini.Setelah puas berenang bersama air tawar, saatnya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di Kabupaten Klaten.

Bagi wisatawan yang suka shopping dan menyukai fashion tak boleh ketinggalan untuk mengenal salah satu kain ciri khas Klaten yang satu ini. Batik memang sudah mendongkrak ranah internasional, tapi kali ini akan mengenal kain yang sudah menjadi sejarah panjang bagi warga Klaten. Klaten memiliki ciri khas Budaya yang sangat melekat, salah satunya adalah tenun lurik yang dibuat dengan alat tradisional atau yang sering disebut dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Industri tersebut menjadi industri unggulan dan utama di Kabupaten Klaten. Maka tak heran, bila anda melewati Kota Klaten akan terdapat patung berupa orang yang sedang menenun lurik dengan ATBM. Dan bisa dibilang jika KLATEN adalah IBUKOTA TENUN LURIK.

kain lurikasli tenun

Habis Berenang di Umbul Ponggok, Pengen Belanja Lurik Khas Klaten?

Nah, Habis Berenang di Umbul Ponggok, Pengen Belanja Lurik Khas Klaten?dari www.anisashop.com. Sebagai generasi muda kita harus bisa membawa ciri khas budaya dimana pun berada.

TEMPAT WISATA BELANJA LURIK DI KLATEN

TEMPAT WISATA BELANJA LURIK DI KLATEN

Sekarang ini, Klaten merupakan daerah yang paling perhatian terhadap keberlangsungan hidup tenun lurik. Tak salah jika ada yang menyebut bahwa Kabupaten Klaten itu merupakan ibukota tenun lurik. Pasalnya, tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) lurik menjadi andalan kota ini. Ada banyak sekali desa yang menjadi sentra pengrajin lurik. Bahkan jika kita memasuki atau melewati kota Klaten, maka di pintu masuknya kita akan menemui monumen berupa patung seseorang yang sedang menenun dengan ATBM. Monumen yang dibangun pada tahun 2012 ini, berdiri di Jalan Raya Yogyakarta-Solo, atau tepatnya di perempatan Tegalyoso, Klaten.

Dulu, ketika kain tenun lurik masih berada di jaman keemasannya, hampir semua penduduk di Klaten melakukan pekerjaan menenun. Jumlahnya ribuan. Keberadaan sentra tenun lurik menyebar di beberapa kecamatan antara lain, Pedan, Cawas, Bayat, Juwiring, Karangdawa dan Delanggu yang terkenal dengan beras rojolele-nya. Namun seiring persaingan bisnis kain yang makin ketat, dimana pasar lebih memilih harga murah, maka keberadaan sentra tenun lurik semakin berkurang. Dan dari sedikit yang masih bertahan itu diantaranya adalah Desa Wisata Tenun Tlingsing dan Lurik Prasojo di Pedan.

Sentra Tenun Lurik Tlingsing

Desa wisata penghasil kain lurik ini tepatnya berada di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Mayoritas penduduk Desa Tlingsing ini berprofesi sebagai petani dan pengrajin lurik. Diantara desa-desa yang memproduksi lurik, Desa Tlingsing inilah yang jumlah pengrajinnya paling banyak. Kurang lebih ada 225 pengrajin lurik di Desa Tlingsing ini. Pada tahun 2010, Desa Tlingsing ini ditetapkan sebagai desa wisata kerajinan.

Memasuki area perumahan warga di desa ini, akan disambut dengan suara dag-dog-dag-dog yang berasal dari alat tenun ATBM. Suara itu terdengar sayup-sayup namun seolah bersahut-sahutan. Rupanya, jam-jam saat matahari tengah semangat-semangatnya mengeluarkan sengatnya merupakan jadwal menenun bagi warga desa ini. Di Desa Tlingsing inilah paling banyak jumlah penenunnya di banding desa lain di Klaten.

Showroom Lurik Prasodjo

Pedan, kecamatan di Kabupaten Klaten dikenal sebagai pusat kerajinan tenun lurik. Di daerah ini lurik memiliki sejarah yang sangat panjang, serta cerita pasang surut yang mengiringinya. Ada sentra tenun lurik yang masih bisa bertahan, namun banyak pula yang tumbang. Salah satu yang masih bertahan yaitu Sentra Tenun Prasodjo yang didirikan Sumo Hartono sejak tahun 1950. Nama itu kemudian disingkat menjadi SH dan dijadikan logo merek. Lurik Prasodjo terletak di Kampung Pencil, Kelurahan Bendo, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

Berbeda dengan sentra tenun lurik Tlingsing yang masih menggunakan ATBM, maka di Lurik Prasojo ini sudah menggunakan Alat Tenun Mesin (ATM). Ini dilakukan mengingat perkembangan teknologi sudah sedemikian pesat. Dan setelah menggunakan mesin tenun, maka produksi tenunnya juga semakin variasi. Tak melulu hanya warna dan motif yang klasik saja.

tenun gerimis tumpal sby

TEMPAT WISATA BELANJA LURIK DI KLATEN

Itulah destinasi wisata jika ingin berbelanja lurik di Klaten dari www.anisashop.com. Ayo lestarikan seni & budaya Indonesia, cintai negerimu dengan mengenal lebih dalam seni budaya Indonesia.

 

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR