Mengapa Kain Lurik Disukai Masyarakat Solo

Jual Kain Lurik,Tas Lurik,Dompet Lurik

Mengapa Kain Lurik Disukai Masyarakat Solo

Siapa yang tak asing lagi dengan kain tenun lurik yang biasanya dikenakan oleh orang jawa terutama Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kain tenun lurik diperkirakan sudah ada sejak 3.000 tahun silam. Sejarah mencatat bahwa orang-orang membuat kain lurik dengan cara di tenun. Dalam sejarah kain tenun lurik dapat dilihat di situs bersejarah Gilimanuk, Melolo, Sumba Timur, Gunung Wingko, Yogyakarta dan lain sebagainya

Zaman dahulu kain tenun lurik menggunakan benang katun yang dipintal dengan tangan lalu benang tersebut ditenun menjadi selembar kain dengan alat yang disebut gedog dan pembuatannya pun dalam dua warna saja yaitu hitam dan putih dengan corak garis atau kotak. Ini bisa dilihat dengan motif warnanya yang terkesan maskulin dan tegas.

Kain tenun Lurik adalah kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas warga pria pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa. Lurik berbahan dasar katun kasar sehingga menjadi kain bahan baju yang relatif murah dan terjangkau untuk masyarakat miskin.

Apabila dibandingkan antara batik dan lurik, tentu batik jauh lebih populer di masyarakat. Meski samasama merupakan kain tradisional khas Indonesia, di telinga sebagian orang lurik sepertinya masih terdengar asing.

Ibarat pepatah, tak kenal maka tak sayang, maka pencinta lurik pun masih sedikit, tidak sebanyak penggemar batik. Lantas, seperti apa sebenarnya kain lurik tersebut, proses pembuatannya benar-benar tradisional tanpa sentuhan teknologi modern dan diwariskan secara turun-temurun. Untuk membuat selembar kain tenun lurik diperlukan beberapa tahapan proses. Pembuatan desain merupakan tahapan pertama yang harus dilakukan para perajin.

Nah karena kain tenun lurik sendiri banyak ikatannya dengan solo, tak heran jika kain lurik sendiri disukai masyarakat solo karena memang kain lurik yang erat kaitannya dengan filosofi budaya jawa, dan yang unik adalah cara membuat kain tenun lurik dengan menggunakan alat tardisional dan masih sangat tradisional jadi belum kesentuh mesin modern.

Hal inilah yang menjadi salah satu masyarakat solo menyukai kain tenun lurik,  nah itu tadi sedikit gambaran mengapa masyarakat solo menyukai kain tenun lurik, nah berbicara tentang kain tenun lurik kurang lengkap rasanya jika belum berkunjung ke anisahsop.comsemoga bermanfaat ya

Mengapa Kain Lurik Disukai Masyarakat Solo

Nah itulah tadi sedikit tentang Mengapa Kain Lurik Disukai Masyarakat Solo dari anisashop.com. Semoga bermanfaat.

Pusat Grosir Kain Batik, Kain Lurik, Baju Lurik

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR