Category Archives: Lurik

Tenun Lurik dan Desainer

Tenun Lurik dan Desainer

Kain lurik memiliki ciri khusus juga sangat eksklusif dengan desain yang berbeda tiap lembarnya. Karena kain lurik merupakan hasil jadi kain yang di tenun dengan menggunakan benang dan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Yang menggunakan alat tenun manual yang dioperasikan oleh tenaga manusia.

Untuk menghindari kepunahan lurik, saat ini produk yang menggunakan lurik mulai dikembangkan. Baik dalam bentuk motif, desain juga hasil perpaduan lurik dengan bahan lain.

Biasanya, kain lurik hanya digunakan sebagai bahan untuk membuat pakaian sederhana atau selendang namun saat ini banyak perlengkapan rumah tangga juga menggunakan bahan lurik seperti serbet, bantalan kursi, juga taplak meja. Bahkan sebagian juga digunakan untuk kerajinan tas juga sepatu.

Karena itu lah para desainer melirik kain tenun lurik sebagai bahan dasar kain membuat pakaian kekinian.

lurik tradisional

Tenun Lurik dan Desainer

Dalam setiap kain yang para desainer cipta menjadi sebuah busana. Mereka punya teknik tersendiri agar busana tersebut terlihat modis serta trendy meski berbahan dasar kain tradisional. Kata desainer kain lurik Lulu Lutfi, memang selalu ada detail unik yang tertatar dari setiap karyanya Selalu ada point of interest dari setiap baju yang didesain, entah itu drape di bagian pinggang atau bahu, yang jelas drape itu akan selalu hadir (sebagai signature). Masih ragu mengenakan busana berbahan kain lurik jika ternyata sudah disukai oleh desainer ternama. Yuk, cek berbagai ragam kain lurik nusantara di www.anisashop.com Berbagai pilihan kain lurik tradisional ada di www.anisashop.com Jual kain tenun lurik langganan para desainer ternama Indonesia.

 

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Sering kali kita dikejutkan dengan ageman para pejabat negara atau daerah yang sedikit membuka pengetahuan tentang jenis kain apa yang beliau-beliau ini kenakan. Nah, itu lah pejabat. memiliki fungsi sebagai penyebar warisan nusantara. Karena mereka seorang public figure yang segala aktifitasnya terekam media juga masuk wacana.

Pejabat memang menjadi kedudukan sendiri di masyarakat. Bukan hanya karena mereka wakil rakyat tapi segala apa yang dikerjakan dan dikenakan menjadi buah bibir di antara netizen atau masyarakat.

Seperti pada sebuah acara yang dihadiri oleh lima pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mendampingi kontingen duta lurik Kabupaten Bersinar ke Singapura, Rabu-Selasa (8-14/2/2017). Anggaran yang disiapkan untuk membiayai puluhan duta lurik dari Klaten saat memeriahkan Parade Chingay itu senilai Rp400 juta.

“Jumlah total kontingen duta lurik itu ada 60 orang. Klaten mengirim 30 orang. Sisanya, berasal dari Solo. Sebanyak 30 orang dari Klaten itu yang memiliki keterkaitan dengan pementasan lurik itu sendiri [peserta parade]. Kebetulan, saat Klaten Lurik Karnival 2016 yang terbaik dari Pedan. Makanya, kami juga mengundang camat setempat. Empat pejabat lainnya berasal dari Disbudparpora,” kata Joko Wiyono, saat ditemui wartawan di Klaten Tengah, Kamis (9/2/2017).

Nah dengan adanya campur tangan pejabat dalam memfasilitasi sebuah kain usaha. Bisa dengan mengenakannya pada acara-acara khusus atau ikut langsung memajukan seni kain lurik dengan memberikan kesempatan go-internasional.

lurik couple1

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Pastinya saat para pejabat mengenalkan sebuah warisan kain tradisional mereka juga mengenakan kain-kain lurik tersebut sebagai simbol dukungan. Jenis kain lurik eksklusif langganan para pejabat ini ternyata dijual di www.anisashop.com loh. Tidak percaya? Coba saja klik www.anisashop.com jual kain lurik eksklusif langganan para pejabat. Dijamin berkualitas dan terbukti kain luriknya. Yuk belanja!

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Sosialita adalah seseorang yang memiliki perilaku sopan santun tetapi tidak berlebihan, bersikap ramah tetapi disegani, tahu bagaimana caranya agar dapat menarik perhatian bahkan ketika makan, dan tidak pernah membicarakan aktivitas yoga atau berbicara tentang asupan makanan terhadap diri mereka karena mereka lebih tertarik pada hal lain daripada diri mereka sendiri.

Apakah Anda termasuk salah satu perempuan sosialita, Moms? Seseorang yang disebut sebagai sosialita juga dikaitkan dengan kemampuan intelegensia yang tinggi dan terpelajar seperti Mary Borden sebagai filantropis yang murah hati, perawat pemberani, dan penulis yang produktif (Gromada, 2009); Ibu dari Arthur Schopenhauer yaitu Johanna Schopenhauer sebagai novelis terkenal di Jerman (Hannan, 2011); dan Juliette Hampton Morgan sebagai pembela hak sipil di Amerika Serikat (Hannah, 2011). Dari pengertian tersebut ternyata sosialita yang sekarang tengah marak di masyarakat ini tak lebih hanya gemar memamerkan apa yang mereka punya saja. Padahal sosialita yang awalnya berasal dari budaya luar ini adalah kegiatan positif dan berguna bagi sekitar.

Berbicara tentang apa yang dikenakan oleh sosialita. Pasti kita satu kata, branded dan mahal. Yup. meskipun sebenarnya tidak semua. Tapi kebanyakan para perempuan sosialita sangat pintar mengotak-atik apa yang mereka kenakan. Misal tentang pakaian. Sosialita akan berusaha menjadi model untuk orang-orang di perkumpulannya dan dijadikan sebagai ajang trendsetter bagi sosialita lain.

lurik hitam

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Dengan memahami definisi arti sosialita di atas. Tentu kita setuju jika perempuan sosialita suka bergaya. Ya, mereka punya taste tersendiri dalam berbusana dan kebanyakan jarang meniru dari satu sama lain. Itu lah yang menjadikan perempuan sosialita berlomba memberi kontribusi ide terbaik. Termasuk dalam berbusana. Sudah banyak loh perempuan sosialita yang gemar berbusana dari kain tenun. Nah, biasanya mereka mempercayakan segala apa yang ingin dikenakan dari produk kain tradisional di www.anisashop.com Jual kain tenun langganan para sosialita. Tidak percaya? Yuk mampir ke www.anisashop.com

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Jika berbicara kebudayaan dan warisan dari Indonesia Timur maka kita akan menemukan berbagai macam jenis kebudayaan dan motif yang banyak ragamnya. Itu karena memang Indonesia Timur memiliki ragam budaya tersendiri dan memiliki keanekaragaman yang patut disyukuri. Contohnya kain tenun ikat NTT. Kain Tenun NTT adalah kain yang dibuat dari proses menenun oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur. Tenun sendiri merupakan kegiatan membuat kain dengan cara memasukan benang pakan secara horizontal pada benang-benang lungsin, biasanya telah diikat dahulu dan sudah dicelupkan ke pewarna alami. Pewarna alami tersebut biasanya dibuat dari akar-akar pohon dan ada pula yang menggunakan dedaunan.

Masyarakat di Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang penuh budaya dan kaya akan keberagaman. Salah satunya ditandai dengan adanya cara berpakaian. Salah satu hal yang paling berpengaruh terhadap cara berpakaian ialah bahan dasar berpakaian . Jika di masyarakat Jawa terdapat batik maka di masyarakat lainnya khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur terdapat kain tenun ikat NTT. Meski secara administratif gugusan-gugusan pulau di wilayah tersebut berada di bawah satu pemerintahan namun tak berarti budaya yang juga homogen. Beranekaragamnya suku yang ada menyebabkan tiap suku dan etnis memiliki bahasanya masing-masing yang mempunyai ratusan dialek lebih. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa terdapat beragamnya motif yang ada pada tenunan. Tiap wilayah dan suku masing-masing mempunyai keunikan yang khusus dibanding dengan daerah, contohnya seperti menampilkan legenda, mitos dan hewan masing-masing daerah. Ada juga yang bertujuan untuk menggambarkan penghayatan akan karya Tuhan yang besar.

lurik2

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Memang ragam kain tradisional di Indonesia ini banyak sekali. Tentu menjadi sebuah kesenangan tersendiri bagi yang ingin mengoleksinya. Kain tenun ikat NTT ini bisa dijadikan sebagai salah satunya. Dari keberagaman ragam juga keindahan motif yang bisa memberikan rasa percaya diri bagi pemakainya. Tentu kain tenun NTT ini bisa didapatkan di www.anisashop.com. Jual Kain tenun ikat NTT ya cuma ada di www.anisashop.com Produk terbaik serta berkualitas pilihan Anda!

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

Pada awalnya, motif lurik masih sangat sederhana, dibuat dalam warna yang terbatas, yaitu hitam, putih atau kombinasal antarkeduanya. Pada jaman dahulu proses pembuatan tenun lurik ini dimulai dari menyiapkan bahan yaitu benang (lawe). Benang ini berasal dari tumbuhan perdu dengan warna dominan hitam dan putih. Selanjutnya, benang tadi diberi warna dengan menggunakan pewarna tradisional, yaitu yang bernama Tarum) dan dari kulit batang mahoni. Hasil rendaman daun pohon Tom menghasilkan warna nila, biru tua, dan hitam, sedangkan kulit batang mahoni menghasilkan warna coklat.
Sebelum ditenun, benang dicuci berkali-kali, kemudian dipukul-pukul hingga lunak (dikemplong), setelah itu dijemur, lalu dibaluri nasi dengan menggunakan kuas yang terbuat dari sabut kelapa. Setelah bahan atau benang ini kaku, kemudian diberi warna. Setelah itu dijemur kembali dan benang siap untuk ditenun. Dahulu, alat yang digunakan untuk menenun dikenal dua macam alat, yaitu alat tenun bendho dan alat tenun gendong. Adapun alat tenun bendho terbyat dari bambu atau batang kayu, biasanya digunakan untuk membuat stagen. Stagen yaitu ikat pinggang dari tenunan benang yang sangat panjang dan digunakan untuk pengikat kain (jarik) oleh para wanita Jawa. Alat tenun ini digunakan dengan posisi berdiri. Disebut sebagai alat tenun bendho karena alat yang digunakan untuk merapatkan benang pakan berbentuk bendho (golok), sedangkan alat tenun gendong digunakan untuk membuat bahan pakaian, selendang lebar, maupun jarik (kain panjang). Disebut demikian karena salah satu bagiannya diletakkan di belakang pinggang, sehingga tampak seperti digendong. Dalam proses pembuatan kainnya, penenun dalam posisi duduk memangku alat tenun tersebut.
Dahulu, kain lurik dipakai hampir oleh semua orang, sebagai busana sehari-hari. Untuk wanita dibuat kebaya, atau tapih/nyamping/jarik (kain untuk bawahan). Untuk pria, sebagai bahan baju pria, di Solo disebut dengan beskap, sedangkan di Yogyakarta dinamakan dengan surjan. Selain itu, lurik juga dibuat selendang (jarik gendong) yang biasanya dipakai oleh bakul (pedagang) di pasar untuk menggendong tenggok (wadah yang terbuat dari anyaman bambu), terutama di daerah Solo dan Klaten Jawa Tengah. Selain dibuat untuk bahan pakaian ataupun selendang, yang lebih penting lagi bahwa kain lurik ini dahulu digunakan dalam upacara yang berkaitan dengan kepercayaan, misalnya labuhan ataupun upacara adat lain seperti ruwatan, siraman, mitoni, dan sebagainya.

lurik4

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

SURJAN adalah baju tradisional adat jawa khususnya daerah Solo dan Yogyakarta. Biasanya kemeja SURJAN hanya dipakai untuk acara pesta rakyat seperti karnaval tetapi sekarang kemeja SURJAN naik kelas di pakai kalangan menengah keatas. Di Yogyakarta dan Jawa tengah Kemeja SURJAN dipakai untuk baju seragam kantor di dinas atau instansi pemerintah setiap selapan hari ( 35 hari ), dan dikalangan sosialita banyak digunakan untuk trend baju masa kini. Nah, bagaimana Anda merasa tertarik menggunakan kain tenun lurik surjan ini. Tentu kain lurik selalu mengikuti perkembangan jaman. Nah Surjan memang baju tradisional Solo dan Yogyakarta tapi apa salahnya mengenakan pakaian yang bernuansa budaya. Yuk klik www.anisashop.com jual kain tenun lurik surjan Jogja berkualitas. Bukan hanya produknya loh. Keragaman kain luriknya pun mengingatkan kita pada masa kerajaan masih ada. Yuk belanja kain tradisional di www.anisashop.com

 

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Lurik juga dipakai oleh supir andong, jadi saya lihat lurik itu membumi. Dalam artian seperti tidak memilah-milih siapa yang mau memakainya, bisa dipakai oleh siapa saja dengan tingkatan apa saja,” kata Lulu yang karyanya banyak dipakai selebriti mulai dari Dian Sastro Wardoyo, Titi Kamal, Ruth Sahanaya, Andien dan masih banyak lagi.

Kain tradisional Indonesia kini banyak diolah menjadi busana siap pakai, salah satunya adalah kain lurik. Kain yang biasanya digunakan sebagai pakaian prajurit keraton Yogyakarta ini dimodifikasi oleh para desainer menjadi atasan, dress, rok, atau dipadukan dengan kain nusantara lainnya seperti batik dan songket.

Lantas mengapa banyak perancang busana yang tertarik mengangkat kain lurik sebagai karya rancangnya? Desainer Lulu Lutfi Labibi yang populer dengan karya luriknya memaparkan, keistimewaan lurik terletak pada motifnya yang hanya berbentuk garis, baik itu melintang atau membujur.

Nah sudah menjadi buah bibir tersendiri kan di obrolan para desainer ternama. Kalau kain lurik memang memiliki keistimewaan. Meski bermotif serta corak sederhana ternyata lurik mampu memberikan inspirasi bagi para desainer dalam mengotak-atik kain lurik.

parade lurik hitam

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Dalam setiap kain yang para desainer cipta menjadi sebuah busana. Mereka punya teknik tersendiri agar busana tersebut terlihat modis serta trendy meski berbahan dasar kain tradisional. Kata desainer kain lurik Lulu Lutfi, memang selalu ada detail unik yang tertatar dari setiap karyanya Selalu ada point of interest dari setiap baju yang didesain, entah itu drape di bagian pinggang atau bahu, yang jelas drape itu akan selalu hadir (sebagai signature). Masih ragu mengenakan busana berbahan kain lurik jika ternyata sudah disukai oleh desainer ternama. Yuk, cek berbagai ragam kain lurik nusantara di www.anisashop.com Berbagai pilihan kain lurik tradisional ada di www.anisashop.com Jual kain lurik langganan para desainer ternama Indonesia.

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Memiliki baju-baju yang terbuat dari kain tradisional memang memiliki cara tersendiri dalam merawat serta menjaganya. Agar keawetan serat kain serta corak dan juga motif selalu terlihat baru. Untuk itu selalu ada cara dalam menjaga keawetan serat kain itu sendiri. Yaitu dimulai dari cara mencuci sampai dengan melipat kain tradisional itu sendiri.

Sebenarnya jenis kain tradisional itu ada banyak jenisnya. Meski berbeda tapi hampir sama cara merawatnya. Misal ingin merawat kain tenun tradisional. Bukan hal mudah merawat sebuah kain tradisional untuk mempertahankan serat serta keawetan warnanya. Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar kain tenun tradisional awet terjaga kualitasnya. Dan semuanya dimulai dengan mencuci.

Nah, di sini kita akan membahas tips mencuci kain tenun tradisional agar terjaga kualitasnya

  • Kain tenun biasanya menyusut setelah dicuci. Sebelum menggunakan atau menjahitnya, sebaiknya kain sudah dicuci terlebih dahulu.
  • Gunakan shampo lembut atau lerak untuk mencuci kain tenun. Hindari penggunaan deterjen sebab dapat merusak warna.
  • Saat mencuci kain tenun, sebaiknya jangan direndam atau dicuci dengan mesin cuci agar seratnya tidak rusak.
  • Setelah dicuci, sebaiknya kain tenun diangin-anginkan di ruang terbuka. Hindari sinar matahari langsung agar warnanya tidak pudar.
  • Jangan menyetrika kain tenun dengan suhu tinggi, agar kondisi kain tetap indah.
  • Simpan kain tenun dalam ruangan yang tidak lembap, atau dalam lemari dengan cara digulung atau dilapis dengan kertas khusus yang tidak mengandung asam, untuk menjaga agar corak dan warnanya tidak berubah.

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Ternyata merawat sebuah kain tradisional pun diperlukan tahap serta cara tersendiri agar kain selalu terjaga serta awet seratnya. Semoga tips mencuci kain tenun tradisional dari www.anisashop.com ini bermanfaat bagi para penggemar koleksi kain tenun tradisional. Bagi Anda yang sedang mencari kain tenun tradisional bisa jalan-jalan ke www.anisashop.com dengan berbagai pilihan kain tenun tradisional di sana. Mari belanja!

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Pada era modern seperti ini orang tidak akan pernah lupa mengoleksi kain-kain tradisional sebagai bukti mempertahankan warisan. Kepopuleran kain-kain tradisional yang mampu menggaet beberapa desain ternama semakin membuat kain-kain tradisional menjadi busana yang enak dipandang. Misal kain tradisional yang berupa kain tenun. Tenun sangat dikenal oleh orang-orang Jawa sebagai kain yang bermakna sederhana. Tapi mengikut jaman. Kain tenun tradisional sudah berubah rupa bagai bebek menjadi angsa. Ada warna yang selalu bisa diberikan pada lurik pada kain tenun tradisional. Meski berwujud sama tapi secara penampilan kain tradisional yang sekarang lebih berwarna.

Memiliki kain tenun tradisional berarti harus siap dengan segala keruwetan menjaga serta merawat keaslian seratnya. Meski ruwet tapi banyak orang melakukannya. Sebenarnya, cara merawat kain itu dimulai dari cara mencucinya. Bagaimana mencuci sebuah kain tenun agar terjaga serat serta motifnya. Dari kain tenun sendiri, corak kainnya berbeda. Untuk itu jenis penanganannya pun juga berbeda. Nah, di sini kami akan menjelaskan bagaimana cara menyeterika kain tenun tradisional agar terjaga motifnya.

  • Ketika menyetrika, hindari sentuhan langsung antara logam besi setrika dengan kain tenun Anda. Gunakan kain pelapis lain untuk melapisi antara kain tenun dengan mesin setrika.
  • Jangan menyetrika kain tenun dengan suhu tinggi, agar kondisi kain tetap indah.

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Merawat serta menjaga keawetan kain tenun tradisional memang menjadi prioritas yang harus segera dilakukan agar keawetan kain tenun terjaga. Semoga tips menyeterika kain tenun tradisional dari www.anisashop.com ini bermanfaat bagi para pelaku bisnis dan penggemar kain tenun tradisional. Untuk mendapatkan kain tenun yang berkualitas bisa mampir ke www.anisashop.com Berbagai warisan kain tradisional nusantara kebanggaan Indonesia.

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR