Tag Archives: makna kain lurik

Pengertian Lurik

Pengertian Lurik – Mungkin Anda sedang bertanya-tanya mengenai apa yang dimaksud dengan kain lurik? Menurut Wikipedia (situs ensiklopedia terkemuka di dunia), Lurik adalah adalah kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas warga pria pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa. Lurik berbahan dasar katun kasar sehingga menjadi kain bahan baju yang relatif murah dan terjangkau untuk masyarakat miskin. Lurik adalah bahan dasar untuk pembuatan surjan.

Dalam perkembangan moderen, lurik sekarang mendapat sentuhan warna-warna baru sehingga dapat pula dipakai sebagai bahan kemeja atau sebagai komponen estetika pada rompi atau jas.

Sebenarnya, kreasi lurik saat ini bukan hanya dapat digunakan untuk membuat baju saja, melainkan juga dapat dipergunakan untuk membuat:

Dompet Lurik

dompet

Tas Lurik

tas cantik - tas lurik

Topi Lurik

946739_10201128855885697_1274875921_n

Menarik dan cantik bukan? Bagi Anda yang ingin memesan koleksi lurik tersebut, silakan hubungi 0813 2516 4627 atau Whats App 0818 715 958 atau PIN BB: 24D071B0 (CS Anisa Yulia)

Filosofi dan Makna Kain Lurik

Filosofi dan Makna Kain Lurik – Peninggalan sejarah suatu daerah biasanya akan sarat dengan makna, begitu juga dengan salah satu peninggalan khas Jawa, yaitu kain lurik. Berikut akan kami paparkan mengenai filosofi dan makna yang terdapat pada kain lurik.

Filosofi dan Makna Kain Lurik

Lorek didalam bahasa jawa mempunyai arti lajur atau garis. Untuk kain lurik ini memiliki beberapa motif dasar yaitu :

1. Lajuran, yaitu motif corak-corak garis searah panjang helai kain.

lurik tumpal sby

2. Pakan malang, yaitu motif garis-garis yang searah dengan lebar kain.

3. Cacahan, yaitu motif kain dengan corak-corak kecil.

Kain lurik didaerah Solo dan Yogya dibuat dengan menggunakan teknik amanan wareg, yang memiliki arti anyaman dasar atau polos. Kain lurik tidak dapat dipisahkan dengan kepercayaan serta digunakan untuk mengiringi berbagai upacara keagamaan, upacara adat dan upacara ritual. Filosofi dan makna yang terkandung dalam kain lurik tercermin didalam warna serta motif kain lurik tersebut.

Makna dalam sebuah motif kain lurik ada yang merupakan nasehat, petunjuk, harapan dan ada juga yang memberikan petuah. Daur kehidupan manusia dari lahir sampai meninggal digambarkan dengan putaran empat penjuru mata angin, yang dimulai dari pergerakan dari arah timur ke selatan dengan melalui barat menuju arah utara. Dalam bahasa Jawa keempat penjuru mata angin ini disebut dengan mancapat. Simbol-simbol warna dalam kain lurik inilah yang melambangkan setiap mata angin.

Kain lurik tidak bisa dipisahkan dengan dengan legenda serta berbagai macam unsur kepercayaan yang tumbuh di masyarakat. Unsur-unsurseperti warna, motif dan kepercayaan dalam kain lurik membuat nilai kain lurik tersebut semakin tinggi, dan hal inilah mengapa penggunaan kain lurik di Solo dan Yogya untuk upacara tertentu selalu berbeda-beda, karena hal ini disesuaikan dengan makna serta tujuan diselenggarakannya upacara.

Itulah filosofi dan makna yang terkandung dalam sebuah kain lurik. Semoga dapat memberikan manfaat.

 

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR