Tag Archives: ndustri Lurik di Klaten

Perkembangan Industri Lurik di Klaten dari Masa ke Masa

Lurik merupakan warisan budaya tekstil khas Kabupaten Klaten, terutama dari wilayah Pedan. Kain ini telah berkembang sejak masa Kerajaan Mataram dan diwariskan secara turun-temurun. Pada awalnya, lurik ditenun menggunakan alat tenun gendhong sebagai pekerjaan sampingan masyarakat.

Perkembangan pesat terjadi pada tahun 1930-an hingga 1950-an dengan hadirnya Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Suhardi Hadi Sumarto menjadi salah satu pelopor industri lurik di Pedan sejak 1938, sehingga sentra-sentra tenun semakin berkembang. Pada periode 1950–1970, Pedan dikenal sebagai pusat produksi lurik terbesar di Indonesia dan mampu menyerap ribuan tenaga kerja.

Memasuki era modern, industri lurik menghadapi tantangan akibat persaingan dengan tekstil pabrikan yang lebih murah. Meski demikian, banyak perajin tetap mempertahankan kualitas dan nilai budaya lurik sebagai ciri khas Klaten.

Sejak tahun 2000-an, industri lurik kembali bangkit berkat dukungan pemerintah melalui penggunaan seragam lurik serta berbagai promosi budaya. Inovasi motif dan desain juga membuat lurik semakin diminati sebagai produk fashion modern.

Bagi Anda yang ingin memiliki lurik asli Klaten berkualitas, Anisa Shop Klaten menyediakan berbagai pilihan kain dan busana lurik dengan motif tradisional maupun modern. Koleksinya cocok untuk seragam, acara resmi, hingga koleksi budaya khas Jawa.

Yuk, lengkapi koleksi busana Anda dengan lurik dari Anisa Shop Klaten. Kunjungi langsung toko yang beralamat di Miren, Pluneng, Kebonarum, Klaten (Timur pemandian Alam Pluneng/masuk gang samping Puskesmas Kebonarum). Atau dengan mengunjungi laman Instagram @kain.tenun.lurik.batik, laman Shopee @anisalurikklaten, dan laman Tiktok @anisalurikklaten83. Segera temukan pilihan terbaik untuk gaya elegan Anda!

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR