Category Archives: Lurik

Desainer Indonesia yang Menyukai Kain Lurik

Desainer Indonesia yang Menyukai Kain Lurik

Kain lurik merupakan kain tradisional. Tapi merambat tahun kain warisan ini bisa menjadi desain yang menakjubkan di tangan para desainer berikut ini:

1. Lulu Lutfi Labibi
Desainer asal Yogyakarta ini menjadi salah satu desainer yang mempelopori perkembangan lurik di dunia mode Indonesia. Koleksi terbarunya bertajuk Jantung Hati yang memiliki arti pegangan spiritual untuk memulai proses kreatif.

Ada 10 koleksi yang dibawakannya dengan motif lurik klasik berwarna hitam, cokelat, dan putih sebagai material utama. Ia memadukannya bersama kain kembang batu yang biasa dipakai sebagai bahan kebaya. Potongan busananya bermain dalam garis asimetris dengan cutting yang terstruktur dan aksen draperi yang mendominasi rancangannya.
2. Didiet Maulana
Didiet menghadirkan lurik melalui Ikat Indonesia dengan mengusung konsep busana kasual dan ready-to-wear. Desainnya lebih playful dengan gaun berpotongan pas badan, cropped top, jaket, sweater, dan celana pipa.

Rancangannya dikombinasikan dengan tenun Endek dari bali. Perpaduan garis geometris dan motif tribal menyatu secara apik tanpa ada yang terkesan ‘tumpang tindih.’
3. Stephanus Hamy
Pada 2012 silam, Stephanus Hamy pernah merilis koleksi lurik bertajuk Tenun to Lurik. Ia mengombinasikan kedua kain tradisional tersebut menjadi dress lurik yang dibalut oleh blazer dari tenun. Ia juga pernah merilis atasan lurik yang dipadukan dengan belt besar yang mirip seperti ciri khas budaya Betawi.
4. Zaskia Sungkar
Berkomitmen untuk selalu mengangkat wastra tradisional dalam setiap karyanya, Zaskia kali ini mengeksplor kain lurik Yogyakarta dan Solo sebagai material utamanya. Kain tersebut diolah menjadi outerwear, dress, dan atasan. Ia menambahkan aksen ruffle pada dress dengan dominasi warna hitam pada karyanya.

batik orange

Desainer Indonesia yang Menyukai Kain Lurik

Memadukan gaya berbusana modern dengan tradisional ternyata epic membuat rancangan pakaian yang terbuat dari kain lurik menjadi fenomenal. Di tangan ke empat desainer tersebut kain lurik menjadi kain kebanggaan dan menjadi pusat fashion nusantara. Semoga ulasan dari www.anisashop.com mengenai desainer Indonesia yang menyukai kain lurik bermanfaat. Bagi Anda yang sedang mencari kain lurik murah dan berkualitas, yuk ke www.anisashop.com

Jual Kain Lurik Modern

Jual Kain Lurik Modern

Kain tradisional berupa kain lurik ini menjadi sebuah maha karya yang bisa diubah menjadi pakaian modern seperti sekarang meski menggunakan bahan dasar kain tradisional. Kain tradisional lurik kini banyak diolah para desainer menjadi suatu busana modern dengan berbagai macam model. Padahal, kain yang bercorak garis-garis itu awalnya digunakan sebagai surjan, yakni pakaian yang biasa digunakan pria untuk menghadiri acara-acara adat tertentu.

Menurut desainer yang tinggal di Yogyakarta itu, semakin berkembangnya dunia mode Indonesia, terdapat pengembangan material kain lurik. Ada yang menyatukannya dengan kain tradisional lainnya seperti batik, tenun, dan songket, ada pula yang membuat lurik di atas kain sutra. Lantas sejauh mana kain lurik bisa dimodifikasi menjadi busana modern?

Desainer lulusan jurusan kriya tekstil Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini mengatakan, ia lebih menyukai jika lurik dimodifikasi menjadi busana modern asalkan tetap di dalam ‘ranah’ lurik yang hanya bergaris-garis saja, bukan ‘dicampur’ dengan motif kain tradisional lainnya. Tujuannya, sehingga orang-orang mengetahui DNA asli kain lurik.

“Saya sering menjumpai material lurik tapi di kain batik. Saya pribadi kurang suka dengan hal itu, maksudnya biarlah lurik keluar dengan DNA nya sebagai lurik dengan signaturenya yang bergaris-garis atau kotak-kotak,” tutur Lulu.

lurik polosan

Jual Kain Lurik Modern

Menjadikan kain lurik menjadi pakaian modern memang gampang-gampang susah. Diperlukan kejelian dalam membuat pakaian yang terbuat dari kain lurik tradisional. Tapi, ranah lurik sekarang sudah memasuki ragam motif dan warna. Seperti kain lurik modern yang ada di www.anisashop.com Jual kain lurik modern ya hanya di www.anisashop.com

Cara Membedakan Kain Lurik Asli dengan KW

Cara Membedakan Kain Lurik Asli dengan KW

Di jaman sekarang, membedakan barang yang asli dengan yang tidak asli memang sedikit susah. Kemiripan sebuah barang antara asli dengan KW (sebutan untuk barang yang tidak asli) memang harus teliti. Begitu juga untuk kain lurik, ternyata lurik pun ada yang KW. Nah, cara membedakan kain lurik asli dengan KW bisa dengan cara-cara berikut:
1. LIHAT, ada perbedaan yang jelas antara kain batik tulis maupun cap dengan batik print. Kain batik yang asli memiliki warna yang natural, kuat dan solid. Sedangkan kain bermotif batik memiliki warna yang lebih buram, warna sintetis, tidak solid dan tidak alami. Selain itu anda juga bisa mengamati corak yang ada di atas kain. Batik asli biasanya coraknya terlihat tidak beraturan dan tidak rapi. Ini karena pembuatan batik asli benar-benar menggunakan tangan manusia, bukan menggunakan mesin. Tidak jarang anda menemukan kesalahan yang tidak dapat dikoreksi, karena lilin yang sudah tertuang di atas kain tidak dapat dihapus. Batik print yang proses pembuatannya menggunakan mesin hasilnya tentu sempurna tanpa cacat, karena corak yang dibuat bukan langsung diatas kain, tapi di desain dulu pada aplikasi atau pada komputer.
2. CIUM, ciumlah batik yang anda punya. Gunakan indra pembau anda untuk merasakan bau yang muncul dari kain. Karena menggunakan lilin, batik yang asli tercium aroma lilin dari permukaannya. Sedangkan batik print yang tercium adalah bau tinta sablon atau bahkan sudah tidak memiliki bau lagi karena aroma bahan kimia biasanya hilang pada proses pencucian. Lilin yang ada pada batik asli terbuat dari bahan natural yang di ambil dari daun dan pepohonan sehingga mempunyai bau yang khas dan tahan lama.
3. RABA, Gunakan indra peraba anda dan rasakan perbedaannya. Kain batik asli biasanya halus dan mudah jatuh. Sedangkan kain batik yang palsu lebih cenderung kaku karena pewarna atau tinta yang meresap ke celah-celah benang membuat kain lebih kaku. Selanjutnya untuk membedakan batik asli dan palsu menggunakan kesensitifan telapak tangan, tetapi tidak terlalu sulit. Batik asli yang menggunakan lilin coraknya timbul ke permukaan kain batik. Jadi ada perbedaan kontur antara lilin dengan kain yang jadi dasar. Batik print nyaris tidak memberikan perbedaan kontur antara corak dengan kain karena corak meresap pada kain.
4. BALIK, sekarang saatnya membalik batik anda lalu perhatikan. Batik yang asli mempunyai motif dan warna yang sama dengan sisi luarnya. Sedangkan kain bermotif batik, jika dilihat motif dan warnanya jauh berbeda dengan sisi luarnya.
5. HARGA, kalau ini semua pasti sudah pada tau. Batik asli tentu harganya lebih mahal dari batik palsu karena pembuatan batik asli selain sulit juga memakan waktu yang tidak sebentar. Proses pembuatan batik yang sesungguhnya dimulai dari menyiapkan lilin dan kain. Kemudian pembatikan itu sendiri dilanjutkan dengan pencelupan lalu penjemuran. Sedangkan pembuatan batik print maupun sablon relatif cepat karena motif yang ada di aplikasi langsung diterapkan diatas kain, apalagi jika menggunakan print, dalam waktu singkat berlembar-lembar kain bisa langsung jadi.

tenun gerimis tumpal sby

Cara Membedakan Kain Lurik Asli dengan KW

Dengan empat cara di atas. Membedakan kain lurik asli dengan KW sedikit lebih mudah. Yang paling terlihat mungkin perihal harga. Karena harga kain lurik asli pasti lebih berharga. Yuk cari kain lurik asli di www.anisashop.com Jual kain lurik asli dan berkualitas bagus. Semoga tips membedakan kain lurik asli dengan KW dari www.anisashop.com ini berkualitas. Yuk buruan dapatkan!

Jual Kain Lurik Halus Asli Klaten

Jual Kain Lurik Halus Asli Klaten

Kain lurik adalah kain tradisional yang memiliki motif abadi. Kenapa disebut abadi? Karena motif serta corak dasarnya akan selalu ada meski berkembang menjadi kain lurik modern.

Pada dasarnya lurik memiliki 3 motif dasar, yaitu:
1) motif lajuran dengan corak garis-garis panjang searah sehelai kain
2) motif pakan malang yang memiliki garis-garis searah lebar kain,
3) motif cacahan adalah lurik dengan corak kecil-kecil.

Proses pemintalan kain katun sudah dilakukan secara moderen, yaitu menggunakan mesin. Salah satu inti yang membuat sebuah kain disebut sebagai kain lurik adalah penggunaan benang katun, sehingga menghasilkan tekstur yang khas pada kain ini. Sehingga sebuah kain bermotif lurik yang dipintal dari benang polyester, tidak dapat disebut sebagai kain lurik, karena teksturnya yang berbeda dengan kain lurik yang terbuat dari katun.

Karena teksturnya yang khas dan kekuatan kain ini, penggunaan kain lurik tidak terbatas untuk pemakaian sehari-hari seperti pakaian dan kain gendong namun juga digunakan untuk perlengkapan interior. Yang menyenangkan dari kain lurik adalah, meskipun ketika masih baru teksturnya sangat kasar dan kaku, namun ketika telah digunakan beberapa lama, teksturnya berubah menjadi lebih lembut tapi tidak berkurang kekuatannya.
Pada awalnya, kain lurik hanya dibuat dalam dua warna saja, yaitu hitam dan putih dengan corak garis atau kotak, namun kini banyak terdapat kain lurik dengan beragam warna, seperti biru, merah, kuning, coklat dan hijau. Yang membedakan tiap motif adalah susunan warnanya, misalnya 3 warna merah, 4 warna biru dengan bahan dasar hitam. Masing-masing komposisi warna dan garis pada kain lurik memiliki makna tertentu.

couple lurik gerimis

Jual Kain Lurik Halus Asli Klaten

Karakter kain lurik Klaten yang halus dan motifnya berani menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja untuk memilikinya. Kain lurik halus asli Klaten ditenun oleh penenun tradisional dengan sentuhan motif serta corak modern tapi tidak melupakan corak dasar dari kain lurik itu sendiri. Nah, jual kain lurik halus asli Klaten cuma ada di www.anisashop.com Berbagai kain lurik halus asli Klaten dijual di www.anisashop.com Yuk buruan, buat lebaran!

Fashion Kekinian dengan Kain Tenun Lurik

Fashion Kekinian dengan Kain Tenun Lurik

Cara termudah untuk bergaya di jaman sekarang adalah menampilkan sesuatu yang unik dan baru lalu menjadi trendsetter baru. Kain tenun lurik adalah salah satu jenis kain tenun yang berkembang di jawa khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Daerah lain di luar jawa juga memiliki kain tenun lurik tradisional yang serupa tapi tak sama dengan motif lurik jawa tengah. Kain tenun lurik telah berkembang di pulau Jawa semenjak zaman pra sejarah. Daerah utama penyebaran lurik di pulau Jawa yaitu Yogya, Solo dan Tuban. Alat tenun yang digunakan adalah ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang dikenal dengan nama gendong dan bendho.

Memang dari penjelasan tentang apa itu kain tenun lurik sudah menjadikan kita berpikir, “kain tradisional yang sudah ketinggalan jaman.” Tapi kain tradisional yang satu ini kini menjadi fashion kekinian.

batik

Fashion Kekinian dengan Kain Tenun Lurik

Trend perkembangan fashion yang semakin maju, mulai menggunakan aplikasi-aplikasi kain tradisional untuk busana fashion wanita. Termasuk kain lurik yang dahulu lebih banyak dipakai orang di desa saat ini sudah banyak dipakai untuk ke pesta. Desainer yang terus mengembangkan budaya lokal Indonesia kedalam bentuk busana fashion wanita untuk mengangkat kain tradisional Indonesia ke kancah internasional. Nah di www.anisashop.com menjual aneka kain tenun lurik motif teranyar dengan ragam motif yang kekinian. Fashion kekinian dengan kain tenun lurik cuma ada di www.anisashop.com Buruan!

Corak Dasar Kain Lurik Asli Klaten

Corak Dasar Kain Lurik Asli Klaten

Jika biasanya anda menjumpai kain polos atau kain motif bunga-bunga, hal tersebut sangat berbeda dengan jenis kain ini. Kain dengan nama lurik ini lahir di kecamatan kecil bagian dari kabupaten Klaten. Konon menurut sejarah, kain lurik pertama kali lahir di kota Pedan Klaten. Dan terus berkembang hingga masa kejayaan pada tahun 1950an. Sampai akhirnya mulai terpuruk sejak era orde baru. Kain tradisional ini termakan oleh warna-warni kain modern yang dibandrol dengan harga murah. Sampai akhirnya Pemerintah Kabupaten Klaten mulai mengangkat kembali lurik. Karyawan Pemkab Klaten diwajibkan mengenakan seragam lurik pada hari kamis. Hal tersebut ternyata berdampak sangat positif terhadap industri kain lurik di Pedan dan sekitarnya. Lalu apa sajakah motif dan corak dasar kain lurik Pedan yang terkenal itu? Simak ulasannya berikut ini.

Motif dan corak dasar kain lurik Pedan terbagi atas tiga motif dasar. Untuk yang pertama adalah motif lajuran dengan ciri khas garis-garis panjang yang searah. Motif dasar kedua adalah motif pakan malang dengan corak garis yang searah lebar kain. Dan yang terakhir motif cacahan yaitu kain lurik dengan corak kecil-kecil. Walaupun morif dasar hanya berupa garis-garis, akan tetapi variasi corak yang dikembangkan cukup banyak. Diantaranya corak jaran dawuk, dom ndlesep, ketan salak, kembang bayam, kembang mindi, kinanti, klenting kuning, dan melati secontong. Selain itu ada pula corak gadung mlati, bribil, tumenggungan, kijing miring, kunang sekebon, dan sebagainya. Nama corak dasar kain lurik Pedan ini diambil dari nama-nama tumbuhan atau hewan yang dikeramatkan.

Motif dasar kain lurik Pedan terus mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Hingga muncul motif-motif baru seperti sulur ringin, lintang kumelap, polos abang, polos putih, yuyu sekandang, dan lainnya. Sedangkan untuk motif kain lurik Pedan terbaru sudah tidak menggunakan nama tumbuhan atau hewan. Diantaranya bernama motif tenun ikat, galer, hujan gerimis, serta dam mimi. Motif lurik tersebut diatas memang dulunya sangat banyak. Namun saat ini keberadaannya sebagian sudah terlupakan. Tidak semua pengrajin lurik memahami ragam corak lurik tersebut. Dan saat ini kebanyakan para pengrajin tenun lurik otomatis tidak membuat lurik dengan motif tersebut. Mereka hanya membuat tenun lurik dengan motif modern yang cenderung lebih banyak disukai masyarakat.

lurik rainbow

Corak Dasar Kain Lurik Asli Klaten

Corak baru cenderung lebih segar dengan warna-warna cerah. Selain itu motif yang tertanam juga lebih variatif dan tidak monoton. Nah, maka dari itu motif lurik modern cenderung mudah berubah sesuai permintaan pasar. Saat ini para pemesan lebih banyak berasal dari sekolah, kantor, dan instansi lain. Kain tenun lurik yang dipesan akan digunakan untuk seragam. Bagaimana dengan kain lurik asli Klaten yang ada di www.anisashop.com? Kain lurik asli Klaten yang ada di www.anisashop.com merupakan kain tenun buatan penenun handal yang terjaga kualitas serta coraknya. Yuk dapatkan! Hanya di sini loh.

Desainer yang Merilis Koleksi Kain Lurik

Desainer yang Merilis Koleksi Kain Lurik

Kain lurik merupakan kain tradisional. Tapi merambat tahun kain warisan ini bisa menjadi desain yang menakjubkan di tangan para desainer berikut ini. Mereka berani mengambil kain lurik sebagai bahan dasar membuat fashion terkini. Yuk intip siapa saja desainer yang merilis koleksi kain lurik tahun ini:

1. Lulu Lutfi Labibi
Desainer asal Yogyakarta ini menjadi salah satu desainer yang mempelopori perkembangan lurik di dunia mode Indonesia. Koleksi terbarunya bertajuk Jantung Hati yang memiliki arti pegangan spiritual untuk memulai proses kreatif.

Ada 10 koleksi yang dibawakannya dengan motif lurik klasik berwarna hitam, cokelat, dan putih sebagai material utama. Ia memadukannya bersama kain kembang batu yang biasa dipakai sebagai bahan kebaya. Potongan busananya bermain dalam garis asimetris dengan cutting yang terstruktur dan aksen draperi yang mendominasi rancangannya.
2. Didiet Maulana
Didiet menghadirkan lurik melalui Ikat Indonesia dengan mengusung konsep busana kasual dan ready-to-wear. Desainnya lebih playful dengan gaun berpotongan pas badan, cropped top, jaket, sweater, dan celana pipa.

Rancangannya dikombinasikan dengan tenun Endek dari bali. Perpaduan garis geometris dan motif tribal menyatu secara apik tanpa ada yang terkesan ‘tumpang tindih.’
3. Stephanus Hamy
Pada 2012 silam, Stephanus Hamy pernah merilis koleksi lurik bertajuk Tenun to Lurik. Ia mengombinasikan kedua kain tradisional tersebut menjadi dress lurik yang dibalut oleh blazer dari tenun. Ia juga pernah merilis atasan lurik yang dipadukan dengan belt besar yang mirip seperti ciri khas budaya Betawi.
4. Zaskia Sungkar
Berkomitmen untuk selalu mengangkat wastra tradisional dalam setiap karyanya, Zaskia kali ini mengeksplor kain lurik Yogyakarta dan Solo sebagai material utamanya. Kain tersebut diolah menjadi outerwear, dress, dan atasan. Ia menambahkan aksen ruffle pada dress dengan dominasi warna hitam pada karyanya.

lurik hujan gerimis ATBM

Desainer yang Merilis Koleksi Kain Lurik

Dengan campur tangan para desainer handal dalam membuat pakaian berdasar kain lurik. Maka tidak diragukan lagi kain lurik menjadi primadona di kalangan kelas mana saja. Yuk kembali ke kain lurik tradisional dengan sentuhan motif dan corak terkini di www.anisashop.com Menjual berbagai kain lurik tradisional terkini ya hanya di www.anisashop.com

Tenun Lurik dan Desainer

Tenun Lurik dan Desainer

Kain lurik memiliki ciri khusus juga sangat eksklusif dengan desain yang berbeda tiap lembarnya. Karena kain lurik merupakan hasil jadi kain yang di tenun dengan menggunakan benang dan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Yang menggunakan alat tenun manual yang dioperasikan oleh tenaga manusia.

Untuk menghindari kepunahan lurik, saat ini produk yang menggunakan lurik mulai dikembangkan. Baik dalam bentuk motif, desain juga hasil perpaduan lurik dengan bahan lain.

Biasanya, kain lurik hanya digunakan sebagai bahan untuk membuat pakaian sederhana atau selendang namun saat ini banyak perlengkapan rumah tangga juga menggunakan bahan lurik seperti serbet, bantalan kursi, juga taplak meja. Bahkan sebagian juga digunakan untuk kerajinan tas juga sepatu.

Karena itu lah para desainer melirik kain tenun lurik sebagai bahan dasar kain membuat pakaian kekinian.

lurik tradisional

Tenun Lurik dan Desainer

Dalam setiap kain yang para desainer cipta menjadi sebuah busana. Mereka punya teknik tersendiri agar busana tersebut terlihat modis serta trendy meski berbahan dasar kain tradisional. Kata desainer kain lurik Lulu Lutfi, memang selalu ada detail unik yang tertatar dari setiap karyanya Selalu ada point of interest dari setiap baju yang didesain, entah itu drape di bagian pinggang atau bahu, yang jelas drape itu akan selalu hadir (sebagai signature). Masih ragu mengenakan busana berbahan kain lurik jika ternyata sudah disukai oleh desainer ternama. Yuk, cek berbagai ragam kain lurik nusantara di www.anisashop.com Berbagai pilihan kain lurik tradisional ada di www.anisashop.com Jual kain tenun lurik langganan para desainer ternama Indonesia.

 

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Sering kali kita dikejutkan dengan ageman para pejabat negara atau daerah yang sedikit membuka pengetahuan tentang jenis kain apa yang beliau-beliau ini kenakan. Nah, itu lah pejabat. memiliki fungsi sebagai penyebar warisan nusantara. Karena mereka seorang public figure yang segala aktifitasnya terekam media juga masuk wacana.

Pejabat memang menjadi kedudukan sendiri di masyarakat. Bukan hanya karena mereka wakil rakyat tapi segala apa yang dikerjakan dan dikenakan menjadi buah bibir di antara netizen atau masyarakat.

Seperti pada sebuah acara yang dihadiri oleh lima pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mendampingi kontingen duta lurik Kabupaten Bersinar ke Singapura, Rabu-Selasa (8-14/2/2017). Anggaran yang disiapkan untuk membiayai puluhan duta lurik dari Klaten saat memeriahkan Parade Chingay itu senilai Rp400 juta.

“Jumlah total kontingen duta lurik itu ada 60 orang. Klaten mengirim 30 orang. Sisanya, berasal dari Solo. Sebanyak 30 orang dari Klaten itu yang memiliki keterkaitan dengan pementasan lurik itu sendiri [peserta parade]. Kebetulan, saat Klaten Lurik Karnival 2016 yang terbaik dari Pedan. Makanya, kami juga mengundang camat setempat. Empat pejabat lainnya berasal dari Disbudparpora,” kata Joko Wiyono, saat ditemui wartawan di Klaten Tengah, Kamis (9/2/2017).

Nah dengan adanya campur tangan pejabat dalam memfasilitasi sebuah kain usaha. Bisa dengan mengenakannya pada acara-acara khusus atau ikut langsung memajukan seni kain lurik dengan memberikan kesempatan go-internasional.

lurik couple1

Jual Kain Lurik Eksklusif Langganan Para Pejabat

Pastinya saat para pejabat mengenalkan sebuah warisan kain tradisional mereka juga mengenakan kain-kain lurik tersebut sebagai simbol dukungan. Jenis kain lurik eksklusif langganan para pejabat ini ternyata dijual di www.anisashop.com loh. Tidak percaya? Coba saja klik www.anisashop.com jual kain lurik eksklusif langganan para pejabat. Dijamin berkualitas dan terbukti kain luriknya. Yuk belanja!

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Sosialita adalah seseorang yang memiliki perilaku sopan santun tetapi tidak berlebihan, bersikap ramah tetapi disegani, tahu bagaimana caranya agar dapat menarik perhatian bahkan ketika makan, dan tidak pernah membicarakan aktivitas yoga atau berbicara tentang asupan makanan terhadap diri mereka karena mereka lebih tertarik pada hal lain daripada diri mereka sendiri.

Apakah Anda termasuk salah satu perempuan sosialita, Moms? Seseorang yang disebut sebagai sosialita juga dikaitkan dengan kemampuan intelegensia yang tinggi dan terpelajar seperti Mary Borden sebagai filantropis yang murah hati, perawat pemberani, dan penulis yang produktif (Gromada, 2009); Ibu dari Arthur Schopenhauer yaitu Johanna Schopenhauer sebagai novelis terkenal di Jerman (Hannan, 2011); dan Juliette Hampton Morgan sebagai pembela hak sipil di Amerika Serikat (Hannah, 2011). Dari pengertian tersebut ternyata sosialita yang sekarang tengah marak di masyarakat ini tak lebih hanya gemar memamerkan apa yang mereka punya saja. Padahal sosialita yang awalnya berasal dari budaya luar ini adalah kegiatan positif dan berguna bagi sekitar.

Berbicara tentang apa yang dikenakan oleh sosialita. Pasti kita satu kata, branded dan mahal. Yup. meskipun sebenarnya tidak semua. Tapi kebanyakan para perempuan sosialita sangat pintar mengotak-atik apa yang mereka kenakan. Misal tentang pakaian. Sosialita akan berusaha menjadi model untuk orang-orang di perkumpulannya dan dijadikan sebagai ajang trendsetter bagi sosialita lain.

lurik hitam

Jual Kain Tenun Langganan Para Sosialita

Dengan memahami definisi arti sosialita di atas. Tentu kita setuju jika perempuan sosialita suka bergaya. Ya, mereka punya taste tersendiri dalam berbusana dan kebanyakan jarang meniru dari satu sama lain. Itu lah yang menjadikan perempuan sosialita berlomba memberi kontribusi ide terbaik. Termasuk dalam berbusana. Sudah banyak loh perempuan sosialita yang gemar berbusana dari kain tenun. Nah, biasanya mereka mempercayakan segala apa yang ingin dikenakan dari produk kain tradisional di www.anisashop.com Jual kain tenun langganan para sosialita. Tidak percaya? Yuk mampir ke www.anisashop.com

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Jika berbicara kebudayaan dan warisan dari Indonesia Timur maka kita akan menemukan berbagai macam jenis kebudayaan dan motif yang banyak ragamnya. Itu karena memang Indonesia Timur memiliki ragam budaya tersendiri dan memiliki keanekaragaman yang patut disyukuri. Contohnya kain tenun ikat NTT. Kain Tenun NTT adalah kain yang dibuat dari proses menenun oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur. Tenun sendiri merupakan kegiatan membuat kain dengan cara memasukan benang pakan secara horizontal pada benang-benang lungsin, biasanya telah diikat dahulu dan sudah dicelupkan ke pewarna alami. Pewarna alami tersebut biasanya dibuat dari akar-akar pohon dan ada pula yang menggunakan dedaunan.

Masyarakat di Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang penuh budaya dan kaya akan keberagaman. Salah satunya ditandai dengan adanya cara berpakaian. Salah satu hal yang paling berpengaruh terhadap cara berpakaian ialah bahan dasar berpakaian . Jika di masyarakat Jawa terdapat batik maka di masyarakat lainnya khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur terdapat kain tenun ikat NTT. Meski secara administratif gugusan-gugusan pulau di wilayah tersebut berada di bawah satu pemerintahan namun tak berarti budaya yang juga homogen. Beranekaragamnya suku yang ada menyebabkan tiap suku dan etnis memiliki bahasanya masing-masing yang mempunyai ratusan dialek lebih. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa terdapat beragamnya motif yang ada pada tenunan. Tiap wilayah dan suku masing-masing mempunyai keunikan yang khusus dibanding dengan daerah, contohnya seperti menampilkan legenda, mitos dan hewan masing-masing daerah. Ada juga yang bertujuan untuk menggambarkan penghayatan akan karya Tuhan yang besar.

lurik2

Jual Kain Tenun Ikat NTT

Memang ragam kain tradisional di Indonesia ini banyak sekali. Tentu menjadi sebuah kesenangan tersendiri bagi yang ingin mengoleksinya. Kain tenun ikat NTT ini bisa dijadikan sebagai salah satunya. Dari keberagaman ragam juga keindahan motif yang bisa memberikan rasa percaya diri bagi pemakainya. Tentu kain tenun NTT ini bisa didapatkan di www.anisashop.com. Jual Kain tenun ikat NTT ya cuma ada di www.anisashop.com Produk terbaik serta berkualitas pilihan Anda!

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

Pada awalnya, motif lurik masih sangat sederhana, dibuat dalam warna yang terbatas, yaitu hitam, putih atau kombinasal antarkeduanya. Pada jaman dahulu proses pembuatan tenun lurik ini dimulai dari menyiapkan bahan yaitu benang (lawe). Benang ini berasal dari tumbuhan perdu dengan warna dominan hitam dan putih. Selanjutnya, benang tadi diberi warna dengan menggunakan pewarna tradisional, yaitu yang bernama Tarum) dan dari kulit batang mahoni. Hasil rendaman daun pohon Tom menghasilkan warna nila, biru tua, dan hitam, sedangkan kulit batang mahoni menghasilkan warna coklat.
Sebelum ditenun, benang dicuci berkali-kali, kemudian dipukul-pukul hingga lunak (dikemplong), setelah itu dijemur, lalu dibaluri nasi dengan menggunakan kuas yang terbuat dari sabut kelapa. Setelah bahan atau benang ini kaku, kemudian diberi warna. Setelah itu dijemur kembali dan benang siap untuk ditenun. Dahulu, alat yang digunakan untuk menenun dikenal dua macam alat, yaitu alat tenun bendho dan alat tenun gendong. Adapun alat tenun bendho terbyat dari bambu atau batang kayu, biasanya digunakan untuk membuat stagen. Stagen yaitu ikat pinggang dari tenunan benang yang sangat panjang dan digunakan untuk pengikat kain (jarik) oleh para wanita Jawa. Alat tenun ini digunakan dengan posisi berdiri. Disebut sebagai alat tenun bendho karena alat yang digunakan untuk merapatkan benang pakan berbentuk bendho (golok), sedangkan alat tenun gendong digunakan untuk membuat bahan pakaian, selendang lebar, maupun jarik (kain panjang). Disebut demikian karena salah satu bagiannya diletakkan di belakang pinggang, sehingga tampak seperti digendong. Dalam proses pembuatan kainnya, penenun dalam posisi duduk memangku alat tenun tersebut.
Dahulu, kain lurik dipakai hampir oleh semua orang, sebagai busana sehari-hari. Untuk wanita dibuat kebaya, atau tapih/nyamping/jarik (kain untuk bawahan). Untuk pria, sebagai bahan baju pria, di Solo disebut dengan beskap, sedangkan di Yogyakarta dinamakan dengan surjan. Selain itu, lurik juga dibuat selendang (jarik gendong) yang biasanya dipakai oleh bakul (pedagang) di pasar untuk menggendong tenggok (wadah yang terbuat dari anyaman bambu), terutama di daerah Solo dan Klaten Jawa Tengah. Selain dibuat untuk bahan pakaian ataupun selendang, yang lebih penting lagi bahwa kain lurik ini dahulu digunakan dalam upacara yang berkaitan dengan kepercayaan, misalnya labuhan ataupun upacara adat lain seperti ruwatan, siraman, mitoni, dan sebagainya.

lurik4

Jual Kain Tenun Lurik Surjan Jogja Berkualitas

SURJAN adalah baju tradisional adat jawa khususnya daerah Solo dan Yogyakarta. Biasanya kemeja SURJAN hanya dipakai untuk acara pesta rakyat seperti karnaval tetapi sekarang kemeja SURJAN naik kelas di pakai kalangan menengah keatas. Di Yogyakarta dan Jawa tengah Kemeja SURJAN dipakai untuk baju seragam kantor di dinas atau instansi pemerintah setiap selapan hari ( 35 hari ), dan dikalangan sosialita banyak digunakan untuk trend baju masa kini. Nah, bagaimana Anda merasa tertarik menggunakan kain tenun lurik surjan ini. Tentu kain lurik selalu mengikuti perkembangan jaman. Nah Surjan memang baju tradisional Solo dan Yogyakarta tapi apa salahnya mengenakan pakaian yang bernuansa budaya. Yuk klik www.anisashop.com jual kain tenun lurik surjan Jogja berkualitas. Bukan hanya produknya loh. Keragaman kain luriknya pun mengingatkan kita pada masa kerajaan masih ada. Yuk belanja kain tradisional di www.anisashop.com

 

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Lurik juga dipakai oleh supir andong, jadi saya lihat lurik itu membumi. Dalam artian seperti tidak memilah-milih siapa yang mau memakainya, bisa dipakai oleh siapa saja dengan tingkatan apa saja,” kata Lulu yang karyanya banyak dipakai selebriti mulai dari Dian Sastro Wardoyo, Titi Kamal, Ruth Sahanaya, Andien dan masih banyak lagi.

Kain tradisional Indonesia kini banyak diolah menjadi busana siap pakai, salah satunya adalah kain lurik. Kain yang biasanya digunakan sebagai pakaian prajurit keraton Yogyakarta ini dimodifikasi oleh para desainer menjadi atasan, dress, rok, atau dipadukan dengan kain nusantara lainnya seperti batik dan songket.

Lantas mengapa banyak perancang busana yang tertarik mengangkat kain lurik sebagai karya rancangnya? Desainer Lulu Lutfi Labibi yang populer dengan karya luriknya memaparkan, keistimewaan lurik terletak pada motifnya yang hanya berbentuk garis, baik itu melintang atau membujur.

Nah sudah menjadi buah bibir tersendiri kan di obrolan para desainer ternama. Kalau kain lurik memang memiliki keistimewaan. Meski bermotif serta corak sederhana ternyata lurik mampu memberikan inspirasi bagi para desainer dalam mengotak-atik kain lurik.

parade lurik hitam

Jual Kain Lurik Langganan Para Desainer

Dalam setiap kain yang para desainer cipta menjadi sebuah busana. Mereka punya teknik tersendiri agar busana tersebut terlihat modis serta trendy meski berbahan dasar kain tradisional. Kata desainer kain lurik Lulu Lutfi, memang selalu ada detail unik yang tertatar dari setiap karyanya Selalu ada point of interest dari setiap baju yang didesain, entah itu drape di bagian pinggang atau bahu, yang jelas drape itu akan selalu hadir (sebagai signature). Masih ragu mengenakan busana berbahan kain lurik jika ternyata sudah disukai oleh desainer ternama. Yuk, cek berbagai ragam kain lurik nusantara di www.anisashop.com Berbagai pilihan kain lurik tradisional ada di www.anisashop.com Jual kain lurik langganan para desainer ternama Indonesia.

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Memiliki baju-baju yang terbuat dari kain tradisional memang memiliki cara tersendiri dalam merawat serta menjaganya. Agar keawetan serat kain serta corak dan juga motif selalu terlihat baru. Untuk itu selalu ada cara dalam menjaga keawetan serat kain itu sendiri. Yaitu dimulai dari cara mencuci sampai dengan melipat kain tradisional itu sendiri.

Sebenarnya jenis kain tradisional itu ada banyak jenisnya. Meski berbeda tapi hampir sama cara merawatnya. Misal ingin merawat kain tenun tradisional. Bukan hal mudah merawat sebuah kain tradisional untuk mempertahankan serat serta keawetan warnanya. Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar kain tenun tradisional awet terjaga kualitasnya. Dan semuanya dimulai dengan mencuci.

Nah, di sini kita akan membahas tips mencuci kain tenun tradisional agar terjaga kualitasnya

  • Kain tenun biasanya menyusut setelah dicuci. Sebelum menggunakan atau menjahitnya, sebaiknya kain sudah dicuci terlebih dahulu.
  • Gunakan shampo lembut atau lerak untuk mencuci kain tenun. Hindari penggunaan deterjen sebab dapat merusak warna.
  • Saat mencuci kain tenun, sebaiknya jangan direndam atau dicuci dengan mesin cuci agar seratnya tidak rusak.
  • Setelah dicuci, sebaiknya kain tenun diangin-anginkan di ruang terbuka. Hindari sinar matahari langsung agar warnanya tidak pudar.
  • Jangan menyetrika kain tenun dengan suhu tinggi, agar kondisi kain tetap indah.
  • Simpan kain tenun dalam ruangan yang tidak lembap, atau dalam lemari dengan cara digulung atau dilapis dengan kertas khusus yang tidak mengandung asam, untuk menjaga agar corak dan warnanya tidak berubah.

Tips Mencuci Kain Tenun Tradisional

Ternyata merawat sebuah kain tradisional pun diperlukan tahap serta cara tersendiri agar kain selalu terjaga serta awet seratnya. Semoga tips mencuci kain tenun tradisional dari www.anisashop.com ini bermanfaat bagi para penggemar koleksi kain tenun tradisional. Bagi Anda yang sedang mencari kain tenun tradisional bisa jalan-jalan ke www.anisashop.com dengan berbagai pilihan kain tenun tradisional di sana. Mari belanja!

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Pada era modern seperti ini orang tidak akan pernah lupa mengoleksi kain-kain tradisional sebagai bukti mempertahankan warisan. Kepopuleran kain-kain tradisional yang mampu menggaet beberapa desain ternama semakin membuat kain-kain tradisional menjadi busana yang enak dipandang. Misal kain tradisional yang berupa kain tenun. Tenun sangat dikenal oleh orang-orang Jawa sebagai kain yang bermakna sederhana. Tapi mengikut jaman. Kain tenun tradisional sudah berubah rupa bagai bebek menjadi angsa. Ada warna yang selalu bisa diberikan pada lurik pada kain tenun tradisional. Meski berwujud sama tapi secara penampilan kain tradisional yang sekarang lebih berwarna.

Memiliki kain tenun tradisional berarti harus siap dengan segala keruwetan menjaga serta merawat keaslian seratnya. Meski ruwet tapi banyak orang melakukannya. Sebenarnya, cara merawat kain itu dimulai dari cara mencucinya. Bagaimana mencuci sebuah kain tenun agar terjaga serat serta motifnya. Dari kain tenun sendiri, corak kainnya berbeda. Untuk itu jenis penanganannya pun juga berbeda. Nah, di sini kami akan menjelaskan bagaimana cara menyeterika kain tenun tradisional agar terjaga motifnya.

  • Ketika menyetrika, hindari sentuhan langsung antara logam besi setrika dengan kain tenun Anda. Gunakan kain pelapis lain untuk melapisi antara kain tenun dengan mesin setrika.
  • Jangan menyetrika kain tenun dengan suhu tinggi, agar kondisi kain tetap indah.

Tips Menyeterika Kain Tenun Tradisional

Merawat serta menjaga keawetan kain tenun tradisional memang menjadi prioritas yang harus segera dilakukan agar keawetan kain tenun terjaga. Semoga tips menyeterika kain tenun tradisional dari www.anisashop.com ini bermanfaat bagi para pelaku bisnis dan penggemar kain tenun tradisional. Untuk mendapatkan kain tenun yang berkualitas bisa mampir ke www.anisashop.com Berbagai warisan kain tradisional nusantara kebanggaan Indonesia.

Apakah Boleh Mencuci Kain Lurik dengan Mesin Cuci

Apakah Boleh Mencuci Kain Lurik dengan Mesin Cuci

Sebagai sebuah warisan nusantara segala jenis kain yang ada patut diapresiasi bermula dari cara merawatnya. Kain tradisional memiliki berbagai jenis serta ragam. Untuk itu cara memperlakukannya pun harus berbeda. Misal kain lurik. Kain yang bermakna kesederhanaan ini juga harus dirawat baik agar serat serta corak luriknya tidak pudar. Nah, bagaimana cara merawat sebuah kain lurik dengan penyucian lewat mesin cuci? Apakah boleh mencuci kain lurik dengan mesin cuci?

Mencuci kain lurik dengan mesin cuci bisa dihindari agar serat kain serta corak tidak memudar. Penggilas pada mesin cuci mengakibatkan serat kain longgar serta memudarkan kain. Untuk itu menggunakan mesin cuci untuk mencuci kain lurik sangat tidak dibenarkan. Lalu dengan menggunakan apa agar kain lurik masih terjaga luriknya? Dengan menggunakan tangan. Nah, bagaimana urutannya, yuk simak.

• Sebelum dijahit sebaiknya dicuci terlebih dahulu. Jika sudah berbentuk busana, langsung cuci saja.

• Cucian pertama lurik akan terjadi pelepasan warna yang tidak terikat pada serat benang, ini proses   alamiah yang terjadi pada produk /hand made/.

• Mencuci lurik tanpa deterjen berlebih, dianjurkan untuk menggunakan abun yang lebih lembut. Misalkan sabun lerak, sampo, atau sabun yang kadar alkalinnya rendah.

• Mencuci lurik dengan tangan, dianjurkan tidak menggunakan sikat dan mesin cuci

• Menjemur lurik di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

• Menyetrika dapat dibantu dengan cairan penghalus kain.

• Menyimpan lurik sebaiknya digantung dengan hanger, jangan dilipat.

 

Apakah Boleh Mencuci Kain Lurik dengan Mesin Cuci

Meskipun memakai mesin cuci lebih praktis tapi untuk keawetan kain lurik lebih baik dihindari. Jenis kain lurik akan mudah pudar jika cara merawatnya tidak benar. Untuk itu mencuci kain lurik dengan mesin cuci sangat tidak dibenarkan. Menggunakan tangan lebih optimal. Semoga penjelasan singkat tentang apakah boleh mencuci kain lurik dengan mesin cuci  dari www.anisashop.com ini bermanfaat serta bisa membantu Anda dalam merawat kain lurik berharga. Kain lurik berkualitas kebanggaan negeri bisa diperoleh di www.anisashop.com

Mengapa Kain Tenun Mudah Luntur

Mengapa Kain Tenun Mudah Luntur

Pembeli kain-kain tradisional mungkin sedikit kebingungan ketika harus berhadapan dengan lunturnya warna kain-kain tradisional pertama yang mereka beli. Sedikit diketahui, banyak orang yang tidak mau membeli kain-kain tradisional karena menuntut cara merawat dan menyimpannya. Kain tenun misalnya, kain tradisional jenis ini sangat terkenal dengan cepatnya luntur saat menyentuh air. Padahal penyebab kain tenun mudah luntur bisa diprediksi lebih awal. Nah di sini kita akan menyimak kenapa kain tenun mudah luntur.

Biasanya kain tenun mudah luntur itu disebabkan olah produksi yang tidak baik. Pada proses pencelupan warna serta pengeringan misalnya. Mengurangi jam waktu kering untuk menambah jumlah produksi. Bisa juga karena jenis pewarna yang memiliki sifat langsung mewarnai air jika bersinggungan dengan air. Bisa jadi, kain tenun tradisional tersebut menggunakan jenis serat benang yang tidak sesuai dengan pewarnanya. Menyebabkan proses pewarnaan tidak berlangsung lama dan hanya di luar saja.

parade lurik hijau

Mengapa Kain Tenun Mudah Luntur

Mengantisipasi kain tenun mudah luntur sedari awal bisa dilakukan. Misal; menyipratkan air ke kain atau salah satu warna kain. Jika ada bekas berarti kain tenun tersebut luntur. Bisa juga dengan mencelupkan sedikit ujung kain tenun pada genangan air. Dengan cara-cara tersebut di atas, kita bisa mengantisipasi bagaimana cara merawat warna kain tenun itu sendiri. Mengapa kain tenun mudah luntur yang dijelaskan oleh www.anisashop.com ini semoga bisa menambah keyakinan pengoleksi kain tenun tradisional agar tidak takut dengan masalah luntur. Kain tenun tradisional serta berkualitas bisa didapatkan di www.anisashop.com

 

Cara Menguji Apakah Kain Luntur atau Tidak

Cara Menguji Apakah Kain Luntur atau Tidak

Saat seseorang membeli sebuah kain. Hal pertama yang biasanya diperhatikan selain kehalusan serat kain adalah lunturnya warna pada jenis kain itu sendiri. Nah mumpung sebentar lagi lebaran tidak ada salahnya berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara menguji kain luntur atau tidaknya. Simak ya

Pertama, lihat secara kasat mata. Hati-hati kain sejenis kain pantai dan batik cetak. Jenis  kain ini sangat mudah luntur apalagi jika cucian pertama kali. Usahakan, saat mencuci dilakukan terpisah dengan kain atau pekaian yang lain.

Kedua, kain  berbahan jeans. Biasanya, hingga pencucian ketiga sampai kelima,   pakaian berbahan jeans seperti celana, sangat mudah luntur.  Usahakan, saat mencucinya terpisah dengan kain yang lain, terutama yang berwarna putih.

Ketiga, untuk menganali cucian yang akan luntur dengan menggunakan air. Ambil satu pakaian yang dicurigai akan luntur. Lalu pintalkan bagian tertentu dan celupkan ke dalam air. Pintalan yang telah dicelup itu sedikit peras dengan tangan.  Jika di bagian tangan ada kotoran atau warna kaian bekas perasa, itu artinya warna kain tersebut akan luntur dan harus dicuci secara terpisah.

Keempat, tips yang paling jitu,  sebisa mungkin pisahkan pakaian yang berwarna dengan  pakaian yang putih.

parade lurik hitam

Cara Menguji Apakah Kain Luntur atau Tidak

Mungkin secara kasat mata saat membeli kita tidak bisa membedakan mana jenis kain yang luntur atau tidak. Nah untuk itu sangat disarankan mengenak berbagai macam jenis dasar bahan kain sebelum pembelian agar tidak kecewa nantinya saat mengetahui ternyata kain yang sudah dibeli lalu luntur saat pertama kali proses pencucian. Semoga tips cara menguji apakah kain luntur atau tidak dari www.anisashop.com ini bermanfaat kelak dan bagi anda yang sedang mencari kain-kain berkualitas bisa loh mampir ke www.anisashop.com Dijamin!

 

 

 

Cara Memadupadankan Kain Lurik

Cara Memadupadankan Kain Lurik

Mungkin kita sering kali bingung pasal memadupadankan jenis kain lurik dalam hal berbusana. Ya lurik dikenal memiliki corak serta motif yang terkadang susah dijadikan busana. Padahal jika teliti pasti ada sati sisi kain lurik yang gampang dipadankan dan terlihat catchy. Nah, bagaimana caranya? Yuk simak.

Biasanya orang mengenakan pakaian busana adat terdiri dari atasan serta bawahan. Karena kain lurik memiliki corak garis-garis. Tinggal menyamakan pola pada kain yang akan dibuat atasan serta bawahan. Pemilihan warna juga sangat dianjurkan. Kalau boleh harus seragam. Meski kain lurik modern lebih banyak menggunakan warna-warna berbeda. Tapi bisa kok memadupadankan segala jenis warna lurik agar terlihat sederhana saat dijadikan busana. Yaitu dengan menyamakan garis pada pola.

Cara Memadupadankan Kain Lurik

Cara memadankan kain lurik adalah menyesuaikan size tubuh kita agar suit pada busana yang akan kita kenakan. Orang kurus dilarang menggunakan lurik dengan corak lurik vertikal dan terlihat tajam. Karena akan terlihat semakin kurus. Nah, semoga cara memadupadankan kain lurik dari www.anisashop.com ini memudahkan anda dalam berbusana. Bagi yang sedang ingin mencari kain lurik berkualitas, mampir ke www.anisashop.com ya!

Asal Usul Kain Lurik

Asal Usul Kain Lurik

Lurik merupakan nama kain, kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garisgaris, yang merupakan lambang kesederhanaan. Sederhana dalam penampilan maupun dalam pembuatan namun sarat dengan makna (Djoemena, Nian S., 2000). Selain berfungsi untuk menutup dan melindungi tubuh, lurik juga memiliki fungsi sebagai status simbol dan fungsi ritual keagamaan. Motif lurik yang dipakai oleh golongan bangsawan berbeda dengan yang digunakan oleh rakyat biasa, begitu pula lurik yang dipakai dalam upacara adat disesuaikan dengan waktu serta tujuannya. Nama motifnya diperoleh dari nama flora, fauna, atau dari sesuatu benda yang dianggap sakral. Motif lurik tradisional memiliki makna yang mengandung petuah, cita-cita, serta harapan kepada pemakainya. Namun demikian saat ini pengguna lurik semakin sedikit dibandingkan beberapa puluh tahun yang lalu. Perajinnya pun dari waktu ke waktu mulai menghilang. Lurik dalam ensiklopedia diartikan suatu kain hasil tenunan benang yang berasal dari daerah Jawa Tengah dengan motif dasar garis-garis atau kotak-kotak dengan warna-warna suram yang pada umumnya diselingi aneka warna benang. Kata lurik berasal dari akar kata rik yang artinya garis atau parit yang dimaknai sebagai pagar atau pelindung bagi pemakainya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990), lurik adalah kain tenun yang memiliki corak jalur-jalur, sedangkan dalam Kamus Lengkap Bahasa Jawa (Mangunsuwito:20 02) pengertian lurik adalah corak lirik-lirik atau lorek-lorek, yang berarti garis-garis dalam bahasa Indonesia. Tidak hanya berupa garis, motif kain lurik ada juga yang berupa kotak-kotak yang merupakan perpaduan dua garis vertikal dan horisontal yang pada kain tenun yang bercorak garis atau kotak saja, akan tetapi termasuk pula kain polos dengan berbagai warna, seperti merah dan hijau atau dikenal dengan nama lurik polosan.

lurik gerimis'

Asal Usul Kain Lurik

Dahulu, kain lurik dipakai hampir oleh semua orang, sebagai busana sehari-hari. Untuk wanita dibuat kebaya, atau tapih/nyamping/jarik (kain untuk bawahan). Untuk pria, sebagai bahan baju pria, di Solo disebut dengan beskap, sedangkan di Yogyakarta dinamakan dengan surjan. Selain itu, lurik juga dibuat selendang (jarik gendong) yang biasanya dipakai oleh bakul (pedagang) di pasar untuk menggendong tenggok (wadah yang terbuat dari anyaman bambu), terutama di daerah Solo dan Klaten Jawa Tengah. Selain dibuat untuk bahan pakaian ataupun selendang, yang lebih penting lagi bahwa kain lurik ini dahulu digunakan dalam upacara yang berkaitan dengan kepercayaan, misalnya labuhan ataupun upacara adat lain seperti ruwatan, siraman, mitoni, dan sebagainya. Mungkin lurik ini menjadi barang warisan kebalikan dari batik. Lurik lahir di tengah-tengah kreasi rakyat sedangkan batik di tengah budaya keraton. Untuk itu lah lurik sendiri menyiratkan kesederhanaan serta kekokohan rakyat sebagai manusia yang sederhana. Tapi mengikuti perkembangan jaman, kain lurik selalu melakukan inovasi serta kreasi. Asal usul kain lurik ini bisa dijadikan referensi bahwa kain lurik merupakan budaya yang harus dilestarikan. www.anisashop.com merupakan salah satu dari yang terbaik, memberikan berbagai jenis kain lurik agar terus eksis mengikuti gempuran fashion terkini. Cek ke www.anisshop.com untuk lebih jelasnya. Berkualitas!

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR