Tag Archives: surjan lurik

Apakah Baju Surjan Harus Diberi Furing?

Baju surjan yaitu pakaian tradisional khas Jawa untuk pria yang memiliki nilai budaya dan estetika tinggi. Namun, dalam pembuatannya sering muncul pertanyaan apakah baju surjan perlu diberi furing? Pemberian furing pada baju surjan tersebut tergantung pada kebutuhan dan tujuan pemakaian.

Apa aja sih manfaat furing pada baju surjan? Pertama dapat menambah kenyaman saat pemakaian. Bahan asli surjan seperti lurik sering kali memiliki tekstur yang sedikit kasar. Dengan diberi furing, permukaan bagian dalam menjadi lebih halus, sehingga lebih nyaman saat dikenakan terutama untuk pemakaian dalam jangka waktu lama.

Kedua, meningkatkan daya tahan simpan baju surjan. Pemberian furing dapat memperkuat struktur kain, sehingga baju surjan lebih awet. Hal ini penting jika baju surjan digunakan dalam acara resmi atau sering dipakai sebagai identitas budaya. Ketiga, dapat menambah penampilan agar lebih formal. Furing membantu kain surjan terlihat lebih rapi dan tentunya tidak transparan. Terutama bila dikenakan untuk acara formal, furing membuat pakaian tampak lebih profesional dan elegan.

Apakah Baju Surjan Harus Diberi Furing?

Namun baju surjan bila tidak diberikan furing juga tidak masalah. Terlebih jika dikenakan saat cuaca sedang panas maka tidak membuat cepat gerah saat mengenakannya. Selain itu tanpa diberikan furing, baju surjan tetap mempertahankan keaslian desain tradisionalnya.

Jadi fleksibel ya baju surjan diberikan furing maupun tidak. Kalian ingin mendapatkan koleksi baju surjan dengan kualitas baik? Yuk kunjungi www.anisashop.com . Anisashop memberikan pilihan baju surjan dengan bahan lurik ATBM dan tentunya sangat nyaman digunakan. Selain itu, pemesanannya dapat dilakukan secara online melalui www.anisashop.com dan dilakukan pengiriman ke seluruh kota di Indonesia.

Asal Usul Surjan Khas Klaten

Surjan merupakan pakaian adat khas Klaten yang dikenakan oleh pria. Konon dahulu Surjan hanya dipakai oleh abdi dalem amupun keluarga dari Kerajaan saja. Namun kini baju Surjan sudah banyak dipasarkan dan dikenakan oleh semua kalangan masyarakat. Yuk kita simak asal usul Surjan khas Klaten.

Surjan adalah pakaian adat jawa yang dikenakan oleh pria dan pertama kali diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Surjan ini dahulu disebut sebagai pengagem takwa (baju taqwa). Dan Surjan berasal dari kata ‘sirajan’ yang berarti pepadhang atau pelita.

Surjan memiliki makna filsafat mengenai jati diri masyarakat jawa. Pakaian Surjan ini, dalam makna budaya menjadi identitas personal karakteristik masing-masing seseorang. Surjan juga memiliki arti sifat-sifat ideal antara hubungan manusia dan sang pencipta. Sunan kalijaga sendiri memaknai dengan memakai pakaian Surjan maka pemakai dapat selalu mengingat sang pencipta.

Asal Usul Surjan Khas Klaten

Pada zaman Kerajaan Mataram Jawa, pakaian Surjan dipakai oleh raja-raja Mataram. Hingga kini banyak raja-raja dari Keraton Yogyakarta yang memakai pakaian Surjan. Seiring berkembangnya zaman, pakaian Surjan ini banyak diproduksi oleh masyakarat, salah satunya di Klaten.

Pakaian Surjan yang diproduksi di Klaten menggunakan kain yang menajdi ikonik Klaten tersebut, yaitu menggunakan kain lurik khas Klaten. Sehingga untuk baju Surjan khas Klaten pasti berbahan dasar dari kain lurik khas Klaten. Baju Surjan khas klaten biasanya dikenakan pria pada acara adat mauapun acara kedinasan.

Anda bisa mendapatkan baju Surjan khas Klaten ini dibanyak toko offline maupun online, salah satunya Anisa Shop. www.anisashop.com menyediakan baju Surjan khas Klaten dengan kualitas bahan yang terbaik serta nyaman digunakan. Yuk tambah koleksi baju Surjan Anda bersama www.anisashop.com.

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR