Category Archives: Tips Belanja

Jual Selendang Tenun

Jual Selendang Tenun

Pecinta kain tradisional saatnya move on dari batik, karena banyak sekali kain Nusantara yang memiliki pesona secantik kain nasional tersebut. Kenalan, yuk dengan berbagai kain lokal bercorak menawan yang menyajikan keunikannya masing-masing.

Beragamnya fungsi dan banyaknya permintaan kain tenun, membawa banyak perubahan
dalam proses pembuatannya. Selain digunakannya pewarna sintetis, kini benang rayon juga
digunakan sebagai bahan baku kain tenun ikat. Meskipun demikian, kain tenun ikat yang
dicelup dengan pewarna alami dan menggunakan bahan baku tradisional yaitu benang dari
kapas, juga masih ada.

Selendang Tenun dibuat dengan bahan dasar benang dari kapas yang dipilin oleh penenunnya
sendiri. Benangnya kasar dan dicelup warna biru indigo. Kain dihiasi dengan ragam hias bentuk geometris aneka warna yang cerah dan menyolok. Kain tenun dari daerah Manggarai banyak menggunakan warna kuning keemasan, merah, dan hijau.

Nah jika kamu salah satunya menginginkan kain tenun khususnya selendangtenun kamu tidak perlu bingung mencari selendang tenun seperti apa, bagaimana modelnya atau nanti bahannya karena kamu cukup kunjungi anisashop.com tempat situs jual beli online yang menyediakan berbagai macam kain mulai dari :

  1. Kain lurik

Ya kain lurik kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas warga pria pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa. Lurik berbahan dasar katun kasar sehingga menjadi kain bahan baju yang relatif murah dan terjangkau

  1. Baju lurik

Sama halnya dengan kain lurik, baju lurik juga mempunyai motif bergaris – garis kecil.

  1. Dompet lurik

Selanjutnya dompet lurik sama dengan lurik yang di atas Cuma ini berbentuk dompet yang bergariskan lurik.

  1. Tas lurik
  2. Kain batik

Nah sedangkan kain batik yakni Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

Jual Selendang Tenun

Dan masih banyak lagi yang bisa kamu temukan di anisashop.com Jual Selendang Tenun cukup dengan ponselmu kamu bisa membeli kain yang kamu suka dan kamu inginkan, cepat mudah dan pastinya tidak banyak membuang waktu bukan.

Tips Belajar Jadi Desainer Kain Tradisional

Tips Belajar Jadi Desainer Kain Tradisional

Era berbusana semakin bertransformasi, terutama dengan berbagai teknik padu-padan menarik, mulai dari item per item, maupun material yang digunakan.Hal tersebut marak terjadi di tengah kaum urban, yang akhirnya membawa berbagai label pun ikut menyuguhkan sesuatu yang berbeda bagi penikmatnya, Penggunaan kain tradisional, misalnya. Dulu, kain-kain ini dianggap lawas, bahkan tak jarang kaum muda enggan mengenakannya untuk penampilan sehari-hari.

Saat ini perkembangan fashion mode di Indonesia memang melesat tinggi. Ditambah lagi para perancang busananya sudah tak diragukan lagi kemampuannya. Bahkan dari mereka sudah banyak yang mengikuti pagelaran busana di luar negeri, sehingga membuktikan bahwa karya anak bangsa juga dipandang oleh masyarakat luar negeri

Namun, seiring berjalannya waktu, sejumlah label fashion Tanah Air membuktikan bahwa kain tradisional pun punya pesona berbeda yang dapat tampil selaras dengan berbagai material, asal dikemas dengan teknik pengerjaan yang tepat

Tips Belajar Jadi Desainer Kain Tradisional

Nah berbicara tentang kain tradisional dan juga fashion pasti tidak lepas juga dengan peran sang desainer, kali ini yang akan kita bahas yaitu bagaimana Tips belajar jadi desainer kain tradisional  dari anisashop.com karena diluar sana sudah mulai banyak orang yang terjun ke dunia fashion dan menjadi seorang desainer.

Kain Batik vs Kain Tenun, Apa Bedanya?

Kain Batik vs Kain Tenun, Apa Bedanya?

Kain batik dan kain tenun adalah wastra nusantara yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Tak hanya digunakan sebagai pakaian, kain batik dan tenun mempunyai fungsi lebih dalam kebudayaan dan adat isitiadat yang berkembang diberbagai daerah di Indonesia. Baik batik maupun tenun mempunyai filosofi yang tinggi dan sering digunakan dalam berbagai kegiatan dimasyarakat.

Batik memang lebih populer dibandingkan dengan kain tenun, karena batik lebih mudah didapatkan dan harga nya cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan kain tenun. Batik sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Meskipun begitu, kain tenun tak kalah jika dibandingkan dengan batik. Kain tenun memiliki keindahan yang keunikan tersendiri sehingga sudah banyak masyarakat yang melirik kain tenun baik untuk digunakan sebagai pakaian maupun sebagai benda koleksi.

Nah berbicara tentang kain nih ada kain batik dan juga tenun lantas apa itu kain batik ? Kain Batik umumnya banyak berasal dari Suku Jawa. Batik merupakan kain yang mempunyai motif dan corak bermakna. Berdasarkan cara pembuatannya batik dibedakan menjadi tiga jenis yaitu batik tulis yaitu batik yang proses pembuatannya dengan cara menuliskan malam dari canting pada sebuah kain yang polos; Kemudian batik cap yaitu batik yang dikerjakan dengan cara mengecapkan malam dengan menggunakan suatu cetakan pada kain; Jenis ketiga adalah jumputan, yang proses pengerjaan dengan cara menjumput atau mengikat selembar kain yang berwarna putih yang memakai benang dengan pola tertentu, kemudian mencelupkan kain ke cairan pewarna.

Sedangkan kain tenun adalah Kain tenun adalah salah satu kain nusantara yang istimewa karena hampir setiap daerah terdapat kain tenun yang mempunyai ciri khas masing-masing. Tetapi penyebutan kain tenun disetiap daerah berbeda beda tergantung dari cara pembuatannya seperti Tenun Pandai Sikek dari Minangkabau, Songket dari Palembang, Ulos dari Batak, Tapis dari lampung, Troso dari Jepara, Tenun Sasak dari Lombok, Tenun Grising dan Endek dari Bali, dan lain sebagainya.

Kain Batik vs Kain Tenun, Apa Bedanya?

Itulah tadi sedikit tentang Kain Batik vs Kain Tenun, Apa Bedanya? dari anisashop.com. Semoga bermanfaat.

Menengok Kain Batik Bayat Khas Klaten

Menengok Kain Batik Bayat Khas Klaten

Kota Bayat adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Bayat merupakan daerah penghasil batik yang diperkirakan sejak abad ke 17 sudah ada di daerah ini sejak masa pra hindu dengan kedatangan ki ageng pandanaran. Asal mula kisah ki ageng pandanaran berangkat ke bayat mengikuti perintah sunan kalijaga untuk tapa dan menjalankan kehidupan religius begitu sohornya contoh hidup Pandanaran hingga ia pun lebih sering dikenal sebagai Sunan Bayat. Konon, sembari menyebarkan Islam, ia juga mengajari rakyat di Bayat, khususnya di Desa Paseban, keterampilan membatik. Tujuannya adalah untuk pemenuhan kebutuhan pakaian Sunan beserta sanak familinya.

Seni dan ketrampilan membatik di Bayat sudah tumbuh dan berkembangsejak dahulu. Sejarah keberadaan batik di Bayat diperkirakan pada masa pra-Hindu, dan mulai tumbuh dan berkembang sejak kedatangan Ki Ageng Pandanaran di daerah itu sejak abad ke-17.

Ki Ageng Pandanaran menetap di di daerah Bayat karena menjalankan perintah dari Sunan Kalijaga untuk bertapa dan menyebarkan agama islam. Ki Ageng Pandanaran lebih dikenal sebagai Sunan Bayat karena ketokohan dan keteladanan beliau. Konon, sembari menyebarkan agama islam, istri Ki Ageng Pandanaran mengajari masyarakat Bayat dengan seni dan  ketrampilan membatik.

Batik Bayat memiliki ciri khas pada warna cokelat atau soga, serta motif Ukel dan Gringsing yang menyatu. Warna dominan cokelat atau soga memang identik dengan warna khas batik Solo. Secara umum motif batik Bayat mengambil motif batik Solo seperti motif Sido, Semen, dan sebagainya. Hal itu terjadi karena secara historis dan kultural, antara Surakarta dan Klaten memang sangat erat.

Meskipun telah menyerap berbagai unsur dari luar dan mengikuti selera konsumen, namun batik Bayat Tetap mempertahankan beberapa motif khasnya, antara lain Parang Liris, Gajah Birowo, Babon Angrem, Mukti Wirasat, dan Pintu Retno. Selain itu, batik Bayat telah mengembangkan motif cagar budaya yang diadopsi dari motif yang terdapat pada ragam hias relief candi seperti motif Pohon Kalpataru dan Kinara-kinari.

Beberapa sentra produksi di Kecamatan Bayat, antara lain Batik Cap di Desa Beluk, Batik Tulis di Desa Jarum dan Desa Kebon, dan Batik Tenun Lurik di Desa Tegalrejo. Untuk proses pembuatan batik dari penggambaran motif batik, pembatikan, pencelupan, pengeringan, pengemasan sampai produk batik siap dipasarkan terdapat di Kabupaten Klaten itu sendiri. Sehingga tenaga kerja sebagian besar berasal dari Kecamatan Bayat yang telah menekuni usaha batik karena membatik dilakukan secara turun-temurun.

Menengok Kain Batik Bayat Khas Klaten

Nah itulah tadi sedikit gambaran tentang kain batik khas bayat yang memang sudah lama terkenal dan juga pesonanya kain batikkhasbayat dari anisashop.com yang berasal dari klaten.

 

 

 

Tips Agar Kain Tenun Awet dan Tahan Lama

Tips Agar Kain Tenun Awet dan Tahan Lama

Hai semuanya kali ini saya mau membahas tentang kain dan sejenisnya tetapi yang saya akan bahas adalah khusus kain tenun nih, Pada umumnya, kain tenun terbuat dari benang-benang dari bahan alami seperti: kapas, katun, dan sutra. Untuk itu kain tenun pastinya perlu banyak penanganan khusus nih dalam perawatanya supaya awet dan juga tahan lama.

Kain Tenun merupakan salah satu kerajinan seni kriya dari Indonesia. Kerajinan tenun dapat anda temukan di hampir beberapa daerah-daerah di Indonesia, diantaranya: Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, dan Timor.Di masa kini, kain tenun ini sangat populer dikalangan pecinta fashion.

Pada umumnya, kain tenun terbuat dari benang-benang dari bahan alami seperti: kapas, katun, dan sutra. Untuk pewarnaannya juga menggunakan bahan-bahan dari alam. Mengenani perawatannya, kain tenun ini sangat perlu perhatian khusus. Jika anda mencucinya dengan sembarangan, itu dapat mengakibatkan warna-warnanya menjadi luntur.

Nah supaya kain tenun anda tidak cepet luntur dan bisa awet dan juga tahan lama, saya ada beberapa Tips agar kain tenun awet dan juga tahan lama, apa saja sih tips nya yuk simak di bawah ini ya :

  1. Hindari penggunaan deterjen

Ketika mencucinya dengan tangan, anda jangan pernah menggunakan deterjen. Ini dikarenakan zat/bahan kimia yang terkandung di dalam deterjen bisa merusak warna asli kain tenun.Alternatifnya, anda bisa menggunakan sampo atau sabun bayi yang memiliki formula yang lebih lembut.

  1. Gunakan Teknik Dry Cleaning

Perlu untuk anda ketahui bahwa setiap kain tenun memiliki kadar pewarna yang berbeda-beda. Untuk mengeceknya, anda dapat mencoba mencelupkannya ke air bersih selama 2-3 menit, jika warna airnya berubah, maka dapat dipastikan kain tenun anda sangat mudah luntur. Sehingga ketika mencucinya, anda sangat disarankan menggunakan teknik dry cleaning.

Sebaliknya, jika air celupannya tetap bening, anda boleh mencuci kain tenun dengan cara mencuci biasa dengan tangan (bukan dengan mesin cuci).

  1. Jangan mengucek dan memeras terlalu keras

Selain menghindari penggunaan deterjen, pastikan juga anda tidak mengkuceknya terlalu keras saat mencuci agar benang-benangnya tidak rusak dan kusut. Sementara itu, ketika anda ingin mengeringkan kain, pastikan juga anda tidak memerasnya. Cukup langsung gantung di jemuran, agar tidak merusak bentuk dari kain tersebut. Jangan diperas terlalu keras supaya kain tidak cepat rusak.

  1. Pakai sebuah Alas ketika hendak menyetrika

Setelah kering, jangan menyeterikanya secara langsung. Agar serat dan tekstur benangnya terjaga, anda perlu menyiapkan beberapa kertas atau kain tipis untuk alas supaya tidak bersentuhan langsung dengan setrika.

Tips Agar Kain Tenun Awet dan Tahan Lama

Nah itu tadi Tips Agar Kain Tenun Awet dan Tahan Lama dan jika anda ingin membeli kain tenun yang bisa awet dan juga tahan lama klik aja di anisashop.com tempat dimana kamu bisa memberli kain tenun, batik dan lainnya tanpa khawatir barang jelek , karena di anisashop.com kamu bis menemukan kain yang kamu cari. Jadi ingin beli kain tenun yang awet dan tahan lama ? ya di anisashop.com tempatnya.

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Lurikyang diproduksi menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) masih menjadi bahan pakaian yang dicari.  Jika selama ini lurik ATBM menjadi bahan baku untuk seragam kantor, Evi Feni Ekasanti pemilik brand Evinda Fashion  ingin membuat lurik agar menjadi lebih elegan sehingga banyak yang tertarik.

Kainlurik jaman sekarang memang mengalami perkembangan yang pesat, tidak hanya batik saja yang digunakan untuk membuat seragam pemerintahan melainkan sekarang juga banyak seragam kantoran atau pun seragam dinas yang terbuat dari kainlurik.

Nah buat para guru yang mengharuskan pakai seragam khususnya lurik di hari tertentu, untuk itu tidak perlu beli seragam yang langsung jadi, pasalnya anda bisa membuat seragam guru tetapi sebelum itu berikut ada beberapa tips membuat seragam guru dari kain lurik berikut ini :

  1. Tentukan model seragam

Tips yang pertama sama sperti tips sebelumnya yang membuat seragam kerja dengan kain lurik yaitu tentukan model seragam yang ingin anda buat terlebih dahulu, karena ini Menentukan model di awal akan sangat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya lurik tentunya.

  1. Tentukan motif

Tips yang selanjutnya atau Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut, ada baiknya warna seragam bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara.

  1. Pilih bahan yang nyaman

Selanjutnya kamu bisa pilih bahan yang nyamam digunakan, adem jangan pilih bahan yang terlalu tebal karena nantinya akan panas ketika digunakan, pilihlah yang menyerap keringat dan juga enak saat dugunakan dimananpun berada.

  1. Survey tempat pembelian

Nah selanjutnya nih adalah mensurvey tempat dimana kamu nantinya akan membeli bahan yang digunakan untuk membuat seragam guru nantinya, pilihlah toko yang menjual bahan yang nyaman, bagus dan adem ketika digunakan.

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Nah mungkin itu sedikit tips dari saya apabila membuat seragam Guru dari kain lurik, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan. setelah membaca langkah-langkah tersebut, kami berharap proses pembuatan seragam lurik akan terasa lebih mudah bagi Anda. Dan jangan lupa kunjungi di anisashop.com

 

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Kain tenunmotiflurik yang kebanyakan bermotif garis-garis merupakan bahan busana kebanggaan masyarakat Jawa. Kain ini semakin dikenal sejak kebijakan mengenakan baju tradisional diterapkan di seluruh instansi di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para aparatur sipil Negara (ASN) wajib mengenakan baju tradisional pada Kamis pahing dan hari-hari besar daerah di berbagai wilyah di kota Yogyakarta.

Kamis Pahing dipilih terkait hari perpindahan keraton dari Ambar Ketawang ke keraton sekarang ini. Kamis Pahing hari berdirinya Keraton Yogyakarta,” kata Kasie Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo.

nah seragam kerja sekarang bukan hanya batik saja melainkan seragam kerja juga ada yang berbahan dasar lurik, karena seperti dijelaskan di atas bahwa lurik merupakan bahan busana kebanggan masyarakat jawa khususnya.

Kebijakan wajib berbusana Jawa itu membuat industri tenun lurik di Kulon Progo maju pesat. Salah satunya kelompok Bangun Karyo di Dusun Bantarjo, Banguncipto, Kecamatan Sentolo. Mereka lebih dikenal sebagai penghasil tenun Bantarjo. Workshop pembuatan tenun ini hanyalah bangunan kecil berdinding kayu.

Nah jika kalian ingin membuat seragam kerja tetapi berbahan lurik, berikut ulasan beberapa tips yang bisa sobat terapkan :

  1. Tentukan model seragam

Nah tips yang pertama adalah tentukan terlebih dahulu model seragam seperti apa yang kamu inginkan, karena ini Menentukan model di awal akan sangat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya.

  1. Tentukan motif

Tips selanjutnya atau Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut, ada baiknya warna seragam bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara.

  1. Menentukan pembelian

Nah ini juga rtidak kalah pentingnya jadi kamu harus tentukan dahulu tempat dimana kamu akan membeli bahan lurik tersebut untuk kamu jadikan tempat membeli bahnnya, survey dulu apakah bahannya bagus, nyaman digunakan dan yang lainnya. Tanyakan pada teman atau kerabat Anda untuk rekomendasi tempat-tempat yang sesuai.

  1. Pilih bahan yang nyaman

Selanjutnya kamu bisa pilih bahan yang nyamam digunakan, adem jangan pilih bahan yang terlalu tebal karena nantinya akan panas ketika digunakan, pilihlah yang menyerap keringat dan juga enak saat dugunakan dimananpun berada.

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Nah mungkin itu sedikit tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik dari saya apabila membuat seragam kerja dari kain lurik, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan. setelah membaca langkah-langkah tersebut, kami berharap proses pembuatan seragam lurik akan terasa lebih mudah bagi Anda. Dan jangan lupa kunjungi di anisashop.com

 

 

 

 

 

Tips Membuat Seragam Kebaya dari Kain Lurik

Tips Membuat Seragam Kebaya dari Kain Lurik

Penggunaan baju kebaya pada momen Hari Kartini sudah menjadi tradisi. Baik dalam suasana peringatan maupun untuk acara perlombaan. Hal ini sengaja dilakukan untuk mengingat jasa-jasa yang telah Kartini lakukan saat berjuang mempertahankan hak-hak para wanita.

Berkat Kartini lah, muncul emansipasi di mana wanita bisa mendapatkan hak mereka seutuhnya dan nggak lagi direndahkan keberadaannya. Inilah yang melatarbelakangi mengapa kebaya Kartini sangat legendaris.

Nah, selain menjunjung kembali adat penggunaan kebaya, memperingati Hari Kartini juga bisa dilakukan dengan mengenakan ragam kain lurik yang dikreasikan. Kain lurik sendiri merupakan kain bermotif garis-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas warga pria pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa.

Namun, kini penggunaan kain lurik sudah berkembang dan banyak dikenakan oleh para wanita juga, lho. Dengan berbagai kreativitas, kini kain lurik menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemarnya. Nah untuk itu membuat seragam kebaya dari kain lurik merupakan piihan yang tepat, berikut ini Tips membuat seragam kebaya dari kain lurik :

  1. Tentukan model kebaya

Nah tips yang pertama adalah tentukan dahulu model seragam yang akan dipakai oleh keluarga. Menentukan model di awal akan sanat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya.

  1. Tentukan motif

Kemudian yang kedua adalah anda bisa menentukan sendiri motif sepserti apa kebaya yang akan anda pakai nantinya, Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut, ada baiknya warna seragam bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara.

  1. Survey tempat

Selanjutnya adalah cari tempat atau tokonya terlebih dahulu supaya anda lebih tepat dalam pembuatan kebaya, karena sudah tau lokasinya dan juga tau tentang bahan – bahan yang digunakan untuk membuat kebaya lurik.

  1. Cari bahan yang adem

Nah ini juga perlu dan penting untuk diperhatikan, carilah bahan yang adem dan nyaman digunakan, cari bahan yang bisa menyerap keringat sehingga tidak mudah gerah ketika anda menggunkannya.

Tips Membuat Seragam Kebaya dari Kain Lurik

Nah itu beberapa tips membuat seragam kebaya dari kain lurik dari www.anisashop.com, semoga bermanfaat

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR