Category Archives: Tips Belanja

Urutan Proses Pembuatan Lurik

Urutan Proses Pembuatan Lurik

KaintenunlurikSalah satu kain tradisional nusantara ini memang mencuri perhatian karena keunikan motif dan coraknya. Memang kain tenun belum sepopuler kain batik yang sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO dan sudah diakui sebagai salah satu busana nasional.

Harga kain tenun memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan kain batik. Ini karena rumitnya proses pembuatan kain tenun. Karena dikerjakan secara manual dengan alat tradisional, proses pembuatan kain tenun memang memakan waktu yang cukup lama. Untuk satu helai kain tenun proses pembuatannya bisa sampai berbulan-bulan. tak hanya itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kain tenun pun sangat istimewa karena menggunakan bahan-bahan alami dari alam.

Tetapi kain tenun tetap diminati karena tak hanya bermotif dan corak yang indah, konon katanya memakai kain tenun kita akan terlihat lebih elegan dan eksotis. Tak heran jika sekarang sudah banyak masyarakat yang mulai gemar memakai kain tenun.

Nah untuk pembuatan kain tenun sendiri ada beberapa proses pembuatan yuk kita simak di bawah ini :

  1. Pemintalan benang

Benang putih sebagai bahan dasar yang digunakan dalam membuat kain tenun melalui proses pemintalan

  1. Pembuatan motif

Setelah benag putih pintal, langkah selanjutnya adalah pembentukan motif kain. adapun caranya dilakukan dengan cara mengikat benag yang sudah dipintal dengan tali rapia untuk membentuk pattern/motif.

  1. Pemberian warna

Setelah diikat satu persatu dengan tali rapia, Langkah selanjutnya adalah pemberian warna dengan cara benang dicelup ke dalam warna yang diinginkan. Pencelupan warna bisa dilakukan berulang kali tergantung jumlah warna yang ada di dalam pola.

Setelah kering, benang-benang tersebut disisihkan satu persatu, diatur sesuai dengan pola. Ini adalah proses penting yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sebab jika ada satu saja benang yang tidak diatur sesuai pola, maka pola keseluruhan akan berantakan.

  1. Proses menenun

Langkah terakhir adalah proses penenunan benang untuk dijadikan kain tenun sesuai dengan motif yang sudah ditetapkan. proses penenunan ini menggunakan alat tenun bukan mesin atau yang sering disebut ATBM.

Urutan Proses Pembuatan Lurik

Begitulah proses panjang dari pembuatan kain tenun. Tak heran jika semakin indah dan semakin kompleks pattern dalam sebuah kain tenun, maka semakin tinggi pula harganya. Sebab, di balik sepotong kain tenun terdapat cerita tentang pattern dan sekelumit proses pembuatan yang tidak sebentar. Berbicara tentang kain tenun lurik alangkah baiknya kamu mengunjungi anisashop.com yang menyediakan berbagai macam kain lurik tenun yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginanmu.

 

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Hai semuanya pada adrtikel sebelumnya sudah di bahas mengenai urutan proses pembuatan kain lurik dan sekarang kita akan membahas tentang proses pemintalan benang untuk kain lurik .

Benang sendiri adalah merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan kain tenun, benang itu sendiri terbuat dari serat-serat yang dikumpulkan dan digabungkan menjadi seperti tali yang memanjang.

Dan benang sendiri adalah adalah Susunan yang terdiri  dari serat-serat staple  yang dibuat dengan cara menarik sedikit demi sedikit dan diberi antihan sehingga menjadi untaian yang kontinyu.

Nah tahukah kamu proses pemintalan benang untuk kain lurik ? yuk mari sama – sama kita simak di bawah ini :

  1. Blowing

Nah yang pertama adalah Terjadi pembukaan serat, pembersihan, dan pencampuran serat menjadi lap. Pada mesin ini yang pertama di lalui oleh material serat, gumpalan-gumpalan serat mengalami pembukaan dan pembersihan.

Jika dilihat dari fungsinya mesin blowing ini mempunyai fungsi sebagai Mesin Pembuka (opening) dan sebagai Mesin Pencampur (mixing). Prinsip kerja mesin tersebut adalah mesin berjalan disamping lay down dan membuka atau menghisap kapas yang ada dilay down 1.2mm atau sesuai program yang diset pada mesin tersebut.

  1. Carding

Selanjutnya adalah carding Terjadi pembersihan, penguraian serat, dan pemisahan serat panjang dan pendek merubah lap menjadi sliver.
Mesin Carding ini adalah salah satu mesin yang memegang peran penting sekali dalam menentukan quality hasil produksi dalam suatu pabrik pemintalan.

Pada mesin ini massa fibre diuraikan menjadi serat-serat tunggal dengan cara penggarukan antara wire yang berbentuk gerigi kecil dan jarum-jarum yang banyak disebut dengan Top Flat. Serat-serat yang telah melalui proses penggarukan tersebut akan mengakibatkan serat menjadi sejajar satu dengan yang
lain.

  1. Drawing

Terjadi proses perangkapan, penarikan, dan peregangan  sliver lebih rata. Mesin ini merupakan mesin yang memperoses sliver hasil dari mesin carding dengan cara merangkap dan menarik (Drawing) sesuai dengan no yang di kehendaki.

  1. Combing

Terjadi proses pemisahan kotoran, pemisahan serat pendek, pelurusan, dan pensejajaran serat. Proses combing bertujuan menghilangkan serat-serat pendek, meluruskan dan mensejajarkan serat-serat panjang serta menghilangkan nep dan untuk mendapatkan benang yang bermutu tinggi.

Sesudah mengalami proses pada mesin carding, terlebih dahulu diproses pada mesin combing dimana serat yang pendek dipisahkan dengan jalan penyisiran. Benang yang dibuat melalui proses combing mempunyai keunggulan yaitu frekuensi patah benang dalam proses pemintalan lebih sedikit, persentase kerataan lebih tinggi dan kekuatan benang lebih besar.

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Nah itu tadi sedikit proses pemintalan benang untuk kain lurik dari www.anisashop.com, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengentahuan kamu tentang proses pemintalan benang ya

 

 

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Lurik sebagaimana kita ketahui adalah kain tenun tradisional Jawa khususnya Jogja dan Solo. Lurik merupakan peninggalan sejarah yang sangat kuno, namun tidak begitu banyak yang masih peduli dengan keberadaannya saat ini.Kain tradisional ini, dibuat dengan melewati beberapa tahapan yang rumit dan membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam membuatnya.

Lurik, identik dengan kain khas di area Keraton Yogyakarta yang kini bisa digunakan oleh siapa saja. Sederhana, motifnya lurus vertikal atau horizontal, tapi ternyata punya makna mendalam. Menilik rangkuman buku karya Nian S Djoemena : Lurik: Garis-Garis Bertuah, yang terbit tahun 2000, dicontohkan kain lurik Liwatan digunakan sebagai selendang atau kemben liwatan pada upacara tingkeban dengan harapan agar ibu dan anak terhindar dari bahaya dan penyakit. 

Nah Untuk mengetahui lebih dalam mengenai lurik, mari kita lihat bagaimana proses pembuatan motif untuk kain lurik ini uk kita simak di bawah ini :

  1. Nah proses yang pertama adalah Proses pencelupan warna : Tidak seperti halnya dengan batik yang menggunakan cara “menggambar” pada selembar kain jadi serta pewarnaan diakhir proses. Lurik dibuat dengan menenun benang menjadi selembar kain dan justru dimulai dengan proses pewarnaan. Motif telah dirancang sejak dari proses pencelupan warna benang. Setelah dicelup, benag kemudian dijemur hingga kering.
  2. Untuk proses yang kedua Proses ini disebut kelos dan palet (memintal) gunanya untuk memudahkan dalam menata benang, setelah proses pencelupan warna dan penjemuran. Pada proses ini benang dipintal menjadi gulungan-gulungan kecil.
  3. Proses ketiga adalah Sekir (menata benang menjadi motif). Proses ini membutuhkan keahlian khusus serta ketelatenan yang luar biasa. Proses ini merupakan proses yang paling rumit dalam pembuatan kain lurik, dimana seorang penyekir harus menata benang-benang tipis sejumlah 2100 helai benang agar menjadi satu kain dengan motif lurik tertentu selebar 70 cm. Padahal masing-masing motif memiliki rumus yang berbeda, dan kain lurik memiliki puluhan motif, baik motif klasik maupun motif kontemporer.
  4. Proses keempat adalah Nyucuk, yaitu memindahkan desain motif ke alat tenun. Setelah motif dasar selesai ditata di alat sekir, kemudian dipindahkan ke alat tenunan. Pada proses ini 2100 helai benang benang tadi ditata dan dimasukkan satu persatu ke alat serupa sisir di alat tenun. Pada bagian ini, harus dilakukan oleh dua orang, yang satu memilah benang satu persatu untuk diserahkan pada partnernya, sedangkan satunya menerima dan memasangkan pada alat tenun.
  5. Dengan menggunakan alat tenun manual atau yang dikenal dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) benang-benang akhirnya ditenun menjadi kain-kain lurik indah penuh makna dan siap digunakan untuk menjadi sesuatu yang lebih indah.

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Itulah tadi Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik. Untuk tau info lebih lanjut bisa mengunjungi anisashop.com semoga bermanfaat J

 

 

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Lurik merupakan nama kain, kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garis-garis, yang merupakan lambang kesederhanaan. Pada dasarnya kain lurik hanya mempunyai satu motif saja yaitu garis. Motif dengan corak searah panjang disebut sebagai lajuran, motif yang searah dengan lebar kain disebut dengan pakan malang, sedangkan corak kotak-kotak kecil disebut dengan cacahan.

Tampilan dan tekstur sangat bergantung pada jenis kain yang digunakan. Mulai dari jenis benang, bahan baku, kehalusan benang, dan juga alat yang digunakan. Selain berfungsi untuk menutup dan melindungi tubuh, lurik juga memiliki fungsi sebagai status simbol dan fungsi ritual keagamaan. Motif lurik yang dipakai oleh golongan bangsawan berbeda dengan yang digunakan oleh rakyat biasa, begitu pula lurik yang dipakai dalam upacara adat disesuaikan dengan waktu serta tujuannya.

Pada awalnya, motif lurik masih sangat sederhana dan warnanya pun masih hitam dan putih atau kedua warna ini di kombinasikan. Dahulu kain lurik ini banyak digunakan masyarakat sebagai pakaian sehari-hari. Untuk wanita biasanya dibuat kebaya, sedangkan untuk pria biasanya hanya sebagai bahan baju pria seperti sorjan. Disisi lain kain lurik juga dibuat sebagai bahan selendang yang berfungsi untuk menggendong tenggok.

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Nah tetapi kali ini saya tidak akan membahas motif lurik yang lainnya melainkan akan membahas keunikan kain lurik berbahan warna alam dari www.anisashop.com , nah warna alam salah satunya warna putih yang berarti Warna putih melambangkan kepercayaan, kesucian, polos, jujur, dan murni. Warna putih memiliki kesan yang sangat positif. Tetapi dalam dunia wastra terutama kain tenun, warna putih sangat jarang digunakan.

Fenomena Tren Syal Lurik

Fenomena Tren Syal Lurik

Di negara empat musim, syal menjadi pelengkap berpakaian pada musim dingin. Di Indonesia, syal lebih sering menjadi aksesori untuk mempercantik penampilan.Syal atau scarf bisa berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang. Fungsinya beragam. Selain dikenakan di leher, bisa pula dililitkan di pinggang atau disimpulkan di tas.

Syal juga bisa dibuat dari berbagai kain berbeda seperti koleksi dari Shawl & Co milik Sastri Sanjoto, Tria Andrian, Indira Tranggono, dan Kartika Mahendrasmi. Syal ini dibuat dari dua hingga empat kain berbeda jenis, salah satunya dari kain tradisional, seperti batik, lurik, atau tenun.
Sejak pertama kali dirilis pada Maret 2011, Shawl & Co memang mengusung konsep etnik modern, dengan menggunakan kain tradisional sebagai unsur utama. Kain ini kemudian dipadukan dengan jenis kain lain dalam tekstur yang berbeda, seperti bahan kaus, sutra, sifon, beludru, hingga korduroi.

Syallurik tak hanya digunakan untuk membalut area leher ketika musim dingin atupun musim hujan, tetapi sekarang syal banyak sekali yang memadu padankan syal lurik dengan busana yang dikenakan sehari – hari. Tak heran syal apalagi yang berbahan dasar lurik ini banyak diminati masyarakat luas.

Syal tak hanya dikenal ketika dikenakan Audrey Hepburn, Elizabeth Taylor, atau Grace Kelly sebagai hiasan kepala. Konon, syal telah dikenal sejak tahun 1350 Sebelum Masehi pada zaman Mesir Kuno. Pada masa itu, syal dikenakan Ratu Nefertiti, juga sebagai hiasan kepala.

Fenomena Tren Syal Lurik

Itulah tadi Fenomena Tren Syal Lurik dari www.anisashop.com. Ketika berlangsung perang dunia kedua, perempuan yang bekerja di pabrik amunisi menutupi kepala mereka dengan syal agar rambut mereka tak tersangkut di mesin. Pada perkembangannya, seperti diceritakan dalam tulisan The neck’s big thing: a colourful history of the silk scarf dalam fashion.telegraph.co.uk, syal diproduksi secara massal ketika rayon mulai dikenal tahun 1930-an Syal dari bahan rayon dipakai oleh para perempuan yang ingin mempercantik penampilannya tetapi tak mampu membeli syal dari sutra yang lebih dulu populer. Syal tak hanya dikenal di panggung mode. Di dunia olahraga, syal dengan logo dan nama klub menjadi cendera mata klub sepak bola. Perhatikan saja yang terjadi di stadion sepak bola. Ketika tim kesayangan bertanding, para pendukungnya akan bernyanyi atau berteriak memberikan dukungan sambil membentangkan syal dengan kedua tangan.
 

 

 

 

Mengapa Kain Lurik Disukai oleh Selebriti?

Mengapa Kain Lurik Disukai oleh Selebriti?

Lurik merupakan salah satu nama kain yang berasal dari Jawa, yang memiliki arti lorek atau garis-garis. Pada umumnya motif utama dari kain ini adalah garis-garis, baik horizontal maupun vertikal. Tak terbatas hanya garis, ada pula lurik yang bermotif kotak dan juga polos dengan berbagai warna atau sering disebut pula lurik polosan.

Tidak salah kalau kain-kain di Indonesia kini semakin terkenal hingga ke mancanegara. Mulai dari batik, tenun, ikat, ulos, lurik, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ragam warna, motif, dan kisah-kisah di balik kain tersebut membuat yang melihat langsung jatuh cinta.

Dunia fashion Indonesia yang semakin maju juga membuat kain-kain tradisional khas daerah tersebut menjadi semakin eksis. Kain-kain cantik itu diubah menjadi busana berdesain unik. Siapa yang tidak bangga memakainya. Beberapa selebriti Indonesia juga sering membalut tubuhnya dengan kain-kain Nusantara

Banyak juga selebritis tanah air yang memakai lurik untuk penampilannya diantara nya adalah Andien Aisyah, Andien termasuk yang paling sering mengenakan busana bernuansa etnik dan juga kain-kain nusantara. Seperti yang sedang ia pakai kali ini, katanya langsung dibeli dari pengrajin kain di Maumere. Cantik banget ya! Andien juga memadukannya dengan tas dan akseosori kalung khas etnik.

Kemudian dian sastrowardoyo, nah siapa sih ya tidak tau dian sastro pemeran AADC ini juga sering mengenakan kain tradisional atau memasukkan unsur etnik dalam penampilannya, serta ada Tatjana saphira yang juga memakai kain lurik untuk penampilannya dalam mengahadiri suatu event.

Lantas mengapa kain lurik disukai oleh selebritis ya jelas karena kain lurik umumnya memiliki motif dengan corak yang sangat indah, dan juga warnanya yang bbisa dipadu padankan dengan baju yang laiinya hingga senada, kain lurik juga merupakan kain tradisional yang memang seharusnya kita ikut melestarikan kain yang sudah ada sejak jaman dulu.

Semakin berkembang zaman semakin berkemnbang pula dunia fashion terutama kain tradisional yang sekarang sudah dikemas dan dibentuk sesuai anak milenial dan jadi lebih bagus lagi apabila dipakai untuk menghadiri suatu acara, atau bisa juga untuk menunjang penampilan.

Mengapa Kain Lurik Disukai oleh Selebriti?

Nah artis tanah air aja memakai busana yang terbuat dari kain lurik, terus kamu kapan? Nah buat kamu yang pengen juga nih ikut melestarikan budaya lurik dan ingin mengenakan lurik yang sangat bagus kamu bisa kunjungi di anisashop.com sekarang juga, meneyediakan berbagai macam kain lurik model dan warnanya dijamin bagus. Lurik tradisional memiliki keunikan dibandingkan dengan lurik mesin, teksturnya yang khas membuatnya berbeda dari hasil tenun mesin yang lebih rata dan monoton. Ini yang membuat lurik tradisional memiliki harga yang lebih mahal, karena memiliki ciri khas yang tidak akan pernah sama dari satu penenun dengan penenun lain

Tunggu apalagi segera buka anisashop.com dimanapun , kapanpun kamu bisa

Kelemahan Kain Lurik yang Orang Umum Tak Banyak Tahu

Kelemahan Kain Lurik yang Orang Umum Tak Banyak Tahu

Negara Indonesia memang sangat kaya akan budaya yang dimiliki. Berbagai suku bangsa dan ras menghasilkan aneka bentuk kesenian adat dari daerah masing-masing. Maka tidak heran jika kebudayaan Indonesia menjadi perbincangan dunia. Salah satu contoh kebudayaan yang khas yaitu kain salah satunya kainlurik.

Lurik merupakan salah satu nama kain yang berasal dari Jawa, yang memiliki arti lorek atau garis-garis. Pada umumnya motif utama dari kain ini adalah garis-garis, baik horizontal maupun vertikal. Tak terbatas hanya garis, ada pula lurik yang bermotif kotak dan juga polos dengan berbagai warna atau sering disebut pula lurik polosan.

Pada dasarnya kain lurik hanya mempunyai satu motif saja yaitu garis. Motif dengan corak searah panjang disebut sebagai lajuran, motif yang searah dengan lebar kain disebut dengan pakan malang, sedangkan corak kotak-kotak kecil disebut dengan cacahan. Tampilan dan tekstur sangat bergantung pada jenis kain yang digunakan.

Jika dulunya kain lurik hanya digunakan untuk pembuatan baju, kini sudah banyak ditemui tas, sepatu, maupun dompet yang menggunakan bahan kain lurik. Bahkan ada yang dikombinasikan dengan motif batik dan sangat cocok untuk digunakan sebagai busana wanita maupun pria dalam berbagai kesempatan acara formal. Selain unik dari segi motifnya, kain ini juga termasuk kuat dan tahan lama.

Nah itu tadi banyak sekali keunggulan dari kain lurik tersebut yang bisa kita jadikan referensi sebelum membeli kain lurik, tapi adakah kelemahan kain lurik yang orang umum tak banyak tahu ? Kain lurik merupakan kain tenun tradisional yang berasal dari bahan serat, kapas, serat kayu, serat sutera, dan ada juga yang menggunakan serat sintetis. Sebenarnya itu bisa dibilang bukan kelemahan yang cupuk terlihat ya karena memang kain lurik ini menurut saya Cuma satu kelemahanya yaitu tekstur kain nya yang kasar, sehingga kurang nyaman saat dipakai maupun untuk beraktivitas sehari – hari.

Kelemahan Kain Lurik yang Orang Umum Tak Banyak Tahu

Nah itu tadi Kelemahan Kain Lurik yang Orang Umum Tak Banyak Tahu dari www.anisashop.com. Mungkin tidak bisa dibilang kelemahan yang signifikan Cuma tekstur kain yang kurang nyaman saat digunakan karena memang kain lurik asli memiliki tekstur yang kasar. Nah ngomong – ngomong tentang kain lurik nih, pas sekali kalau kalian mengunjungi anisashop.com situs jual beli online yang menyediakan berbagai macam kain lurik, baju lurik dan yang laiinya.

Ini Nih yang Bikin Kain Lurik Makin Dilirik

Ini Nih yang Bikin Kain Lurik Makin Dilirik

Lurik merupakan salah satu nama kain yang berasal dari Jawa, yang memiliki arti lorek atau garis-garis. Pada umumnya motif utama dari kain ini adalah garis-garis, baik horizontal maupun vertikal. Tak terbatas hanya garis, ada pula lurik yang bermotif kotak dan juga polos dengan berbagai warna atau sering disebut pula lurik polosan.

Salah satu kain tradisional dari Jawa, lurik semakin dilirik oleh para perancang mode ke dalam koleksi busananya. Seiring dengan pertumbuhan mode yang kian pesat, kain dengan motif bergaris-garis kecil ini dapat dipadu padankan dengan gaya kekinian

Dulu ketika Jawa masih terdiri dari sejumlah kerajaan, lurik menjadi primadona. Kain tenun ini dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat, dari rakyat jelata hingga bangsawan kerajaan. Seperti juga batik, lurik yang usianya lebih tua itu sarat dengan pemaknaan mendalam tentang siklus semesta dan kehidupan manusia.

Dulu lurik juga dianggap kain tradisional dan sedikit kalah dengan kain yang diolah menggunakan mesin, sehingga banyak orang hingga kaum muda jarang melirik lurik, tetapi dengan perkembangan zaman lurik semakin berevolusi dan semakin cantik dengan adanya inovasi dan padu padankan para desainer lurik.

Jaman sekarang banyak juga berbagai macam lurik yang beragam bentuknya dan juga warnanya serta coraknya, namun ada beberapa alasan yang bikin lurik makin dilirik Dengan penambahan kain pelapis (lining) yang rapi dan nyaman, Phillip mengolah lurik buatan alat tenun tradisional (ATBM dan alat tenun gendong) yang umumnya tebal dan teksturnya kasar itu menjadi nyaman dipakai.

Ini Nih yang Bikin Kain Lurik Makin Dilirik

Itulah tadi yang Bikin Lurik Makin dilirik dari www.anisashop.com. Memadukan lurik dengan batik biron khas Wukirsari. Dari tangannya lahir kebaya cantik, setelan pakaian kerja, busana kasual, gaun panjang, hingga blazer, yang semuanya terbuat dari lurik gendong.  Sehingga lurik sekarang akan semakin dilirik dengan adanaya banyak inovasi yang dilakukan.

 

 

 

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR