Category Archives: Tips Belanja

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Lurikyang diproduksi menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) masih menjadi bahan pakaian yang dicari.  Jika selama ini lurik ATBM menjadi bahan baku untuk seragam kantor, Evi Feni Ekasanti pemilik brand Evinda Fashion  ingin membuat lurik agar menjadi lebih elegan sehingga banyak yang tertarik.

Kainlurik jaman sekarang memang mengalami perkembangan yang pesat, tidak hanya batik saja yang digunakan untuk membuat seragam pemerintahan melainkan sekarang juga banyak seragam kantoran atau pun seragam dinas yang terbuat dari kainlurik.

Nah buat para guru yang mengharuskan pakai seragam khususnya lurik di hari tertentu, untuk itu tidak perlu beli seragam yang langsung jadi, pasalnya anda bisa membuat seragam guru tetapi sebelum itu berikut ada beberapa tips membuat seragam guru dari kain lurik berikut ini :

  1. Tentukan model seragam

Tips yang pertama sama sperti tips sebelumnya yang membuat seragam kerja dengan kain lurik yaitu tentukan model seragam yang ingin anda buat terlebih dahulu, karena ini Menentukan model di awal akan sangat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya lurik tentunya.

  1. Tentukan motif

Tips yang selanjutnya atau Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut, ada baiknya warna seragam bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara.

  1. Pilih bahan yang nyaman

Selanjutnya kamu bisa pilih bahan yang nyamam digunakan, adem jangan pilih bahan yang terlalu tebal karena nantinya akan panas ketika digunakan, pilihlah yang menyerap keringat dan juga enak saat dugunakan dimananpun berada.

  1. Survey tempat pembelian

Nah selanjutnya nih adalah mensurvey tempat dimana kamu nantinya akan membeli bahan yang digunakan untuk membuat seragam guru nantinya, pilihlah toko yang menjual bahan yang nyaman, bagus dan adem ketika digunakan.

Tips Membuat Seragam Guru dari Kain Lurik

Nah mungkin itu sedikit tips dari saya apabila membuat seragam Guru dari kain lurik, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan. setelah membaca langkah-langkah tersebut, kami berharap proses pembuatan seragam lurik akan terasa lebih mudah bagi Anda. Dan jangan lupa kunjungi di anisashop.com

 

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Kain tenunmotiflurik yang kebanyakan bermotif garis-garis merupakan bahan busana kebanggaan masyarakat Jawa. Kain ini semakin dikenal sejak kebijakan mengenakan baju tradisional diterapkan di seluruh instansi di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para aparatur sipil Negara (ASN) wajib mengenakan baju tradisional pada Kamis pahing dan hari-hari besar daerah di berbagai wilyah di kota Yogyakarta.

Kamis Pahing dipilih terkait hari perpindahan keraton dari Ambar Ketawang ke keraton sekarang ini. Kamis Pahing hari berdirinya Keraton Yogyakarta,” kata Kasie Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo.

nah seragam kerja sekarang bukan hanya batik saja melainkan seragam kerja juga ada yang berbahan dasar lurik, karena seperti dijelaskan di atas bahwa lurik merupakan bahan busana kebanggan masyarakat jawa khususnya.

Kebijakan wajib berbusana Jawa itu membuat industri tenun lurik di Kulon Progo maju pesat. Salah satunya kelompok Bangun Karyo di Dusun Bantarjo, Banguncipto, Kecamatan Sentolo. Mereka lebih dikenal sebagai penghasil tenun Bantarjo. Workshop pembuatan tenun ini hanyalah bangunan kecil berdinding kayu.

Nah jika kalian ingin membuat seragam kerja tetapi berbahan lurik, berikut ulasan beberapa tips yang bisa sobat terapkan :

  1. Tentukan model seragam

Nah tips yang pertama adalah tentukan terlebih dahulu model seragam seperti apa yang kamu inginkan, karena ini Menentukan model di awal akan sangat membantu untuk mempersempit pilihan bahan yang akan diberikan nantinya. Jika Anda berencana untuk mengadakan pernikahan tradisional, mungkin keluarga akan lebih cocok mengenakan kebaya.

  1. Tentukan motif

Tips selanjutnya atau Langkah mudahnya, sesuaikan dengan tema yang telah Anda pilih dan pastikan tidak terlalu kontras dengan venue. Jika Anda memilih warna-warna yang lembut, ada baiknya warna seragam bukanlah warna yang terlalu mencolok agar tetap sesuai dengan keseluruhan acara.

  1. Menentukan pembelian

Nah ini juga rtidak kalah pentingnya jadi kamu harus tentukan dahulu tempat dimana kamu akan membeli bahan lurik tersebut untuk kamu jadikan tempat membeli bahnnya, survey dulu apakah bahannya bagus, nyaman digunakan dan yang lainnya. Tanyakan pada teman atau kerabat Anda untuk rekomendasi tempat-tempat yang sesuai.

  1. Pilih bahan yang nyaman

Selanjutnya kamu bisa pilih bahan yang nyamam digunakan, adem jangan pilih bahan yang terlalu tebal karena nantinya akan panas ketika digunakan, pilihlah yang menyerap keringat dan juga enak saat dugunakan dimananpun berada.

Tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik

Nah mungkin itu sedikit tips Membuat Seragam Kerja dari Kain Lurik dari saya apabila membuat seragam kerja dari kain lurik, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan. setelah membaca langkah-langkah tersebut, kami berharap proses pembuatan seragam lurik akan terasa lebih mudah bagi Anda. Dan jangan lupa kunjungi di anisashop.com

 

 

 

 

 

Tips Membuat Baju Pesta dari Kain Lurik

Tips Membuat Baju Pesta dari Kain Lurik

Seiring dengan perkembangan dunia mode, banyak desainer yang memanfaatkan kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, dan lurik sebagai koleksinya. Berbicara tentang lurik, kain tersebut kini kembali eksis dan banyak dipakai oleh para pecinta mode, tidak terkecuali juga selebriti.

Dengan berkembangnya zaman tak sedikit pula orang yang sudah mulai banyak melirik ke batik ataupun lurik karena dengan keunikannya bati maupun lurik banyak digandrungi. Awalnya, kain lurik digunakan untuk membuat pakaian pria saat menghadiri acara-acara adat tertentu. Lurik juga dipakai oleh prajurit keraton Yogyakarta hingga para supir andong.

Nah tetapi kini lurik juga bisa digunakan untuk baju pesta, berikut ini tips membuat baju pesta dari kain lurik antara lain sebagai berikut :

  1. Sebisa mungkin tak menggunting kain

Nah tips yang pertama yaitu jangan terlalu banyak untuk menggunting kain sebab 1 kain lurik saja bisa digunakan untuk membuat satu dress dan bisa ditambah dengan kain lain sebagai aksesoris atau sebagai pemanis gaun, dan tentu saja ini tidak akan ribet.

  1. Pilih bahan yang bagus

Tips selanjutnya pastikan bahan lurik yang akan kamu pakai atau buat ini memiliki tekstur yang bagus, karena dengan bahan yang bagus maka membuat lurik sebagai dress ini akan mengalami sentuhan yang bagus pula sehingga enak dipakai dan nyaman.

  1. Kombinasi kain

Untuk hal satu ini yaitu mengkombinasi kain sebenarnya bisa dilakukan dan tidak wajib juga dilakukan, mengkombinasikan kain dengan kain lain yang berguna untuk mendukung kain lurik yang akan dijadikan dress akan membantu dan membuatnya tambah cantik dan juga elegan.

  1. Survey terlebih dahulu

Nah selanjutnya adalah kamu bisa men survey tempat – tempat yang menjual bahan lurik, kamu bisa mencari terlebih dahulu, toko yang bagus dan lain sebagainya, sehingga memudahkan kamu dalam pemilihan bahan yang bagus pula.

Tips Membuat Baju Pesta dari Kain Lurik

Nah itu sedikait tips membuat baju pesta dari kain lurik dari www.anisashop.com, semoga bisa membantu dan  bermanfaat

 

 

Jual Bahan Seragam Lurik Guru

Jual Bahan Seragam Lurik Guru

Kain tenunmotiflurik yang kebanyakan bermotif garis-garis merupakan bahan busana kebanggaan masyarakat Jawa. Kain ini semakin dikenal sejak kebijakan mengenakan baju tradisional diterapkan di seluruh instansi di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para aparatur sipil Negara (ASN) wajib mengenakan baju tradisional pada Kamis pahing dan hari-hari besar daerah di berbagai wilyah di kota Yogyakarta.

Kainlurik jaman sekarang memang mengalami perkembangan yang pesat, tidak hanya batik saja yang digunakan untuk membuat seragam pemerintahan melainkan sekarang juga banyak seragam kantoran atau pun seragam dinas yang terbuat dari kainlurik.

Nah di artikel sebelumnya juga sudah membahas mengenai tips membuat seragam guru dari kain lurik maka di artikel kali ini akan membahas tentang bahan seragam kain lurik guru, dan mau tahu tempat jual bahan seragam lurik guru ? yuk simak berikut ini :

Nah sobat dimanapun anda berada jangan khawatir karena bahan seragam lurik guru bisa kamu beli dan temukan di anisashop.com situs jual beli online yang menjual berbagai macam kain lurik, baju lurik, dompet lurik dan sebagainya.

Jual Bahan Seragam Lurik Guru

Untuk bahan – bahan dan juga corak warna di anisashop.com lengkap dengan berbagai model yang ada yang kain belum jadi dan juga ada baju yang sudah jadi semua ada lengkap disini, bingung cari bahan seragam lurik guru ? beli aja di anisashop.com tempat nya kain lurik yang berkualitas.

 

Urutan Proses Pembuatan Lurik

Urutan Proses Pembuatan Lurik

KaintenunlurikSalah satu kain tradisional nusantara ini memang mencuri perhatian karena keunikan motif dan coraknya. Memang kain tenun belum sepopuler kain batik yang sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO dan sudah diakui sebagai salah satu busana nasional.

Harga kain tenun memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan kain batik. Ini karena rumitnya proses pembuatan kain tenun. Karena dikerjakan secara manual dengan alat tradisional, proses pembuatan kain tenun memang memakan waktu yang cukup lama. Untuk satu helai kain tenun proses pembuatannya bisa sampai berbulan-bulan. tak hanya itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kain tenun pun sangat istimewa karena menggunakan bahan-bahan alami dari alam.

Tetapi kain tenun tetap diminati karena tak hanya bermotif dan corak yang indah, konon katanya memakai kain tenun kita akan terlihat lebih elegan dan eksotis. Tak heran jika sekarang sudah banyak masyarakat yang mulai gemar memakai kain tenun.

Nah untuk pembuatan kain tenun sendiri ada beberapa proses pembuatan yuk kita simak di bawah ini :

  1. Pemintalan benang

Benang putih sebagai bahan dasar yang digunakan dalam membuat kain tenun melalui proses pemintalan

  1. Pembuatan motif

Setelah benag putih pintal, langkah selanjutnya adalah pembentukan motif kain. adapun caranya dilakukan dengan cara mengikat benag yang sudah dipintal dengan tali rapia untuk membentuk pattern/motif.

  1. Pemberian warna

Setelah diikat satu persatu dengan tali rapia, Langkah selanjutnya adalah pemberian warna dengan cara benang dicelup ke dalam warna yang diinginkan. Pencelupan warna bisa dilakukan berulang kali tergantung jumlah warna yang ada di dalam pola.

Setelah kering, benang-benang tersebut disisihkan satu persatu, diatur sesuai dengan pola. Ini adalah proses penting yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sebab jika ada satu saja benang yang tidak diatur sesuai pola, maka pola keseluruhan akan berantakan.

  1. Proses menenun

Langkah terakhir adalah proses penenunan benang untuk dijadikan kain tenun sesuai dengan motif yang sudah ditetapkan. proses penenunan ini menggunakan alat tenun bukan mesin atau yang sering disebut ATBM.

Urutan Proses Pembuatan Lurik

Begitulah proses panjang dari pembuatan kain tenun. Tak heran jika semakin indah dan semakin kompleks pattern dalam sebuah kain tenun, maka semakin tinggi pula harganya. Sebab, di balik sepotong kain tenun terdapat cerita tentang pattern dan sekelumit proses pembuatan yang tidak sebentar. Berbicara tentang kain tenun lurik alangkah baiknya kamu mengunjungi anisashop.com yang menyediakan berbagai macam kain lurik tenun yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginanmu.

 

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Hai semuanya pada adrtikel sebelumnya sudah di bahas mengenai urutan proses pembuatan kain lurik dan sekarang kita akan membahas tentang proses pemintalan benang untuk kain lurik .

Benang sendiri adalah merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan kain tenun, benang itu sendiri terbuat dari serat-serat yang dikumpulkan dan digabungkan menjadi seperti tali yang memanjang.

Dan benang sendiri adalah adalah Susunan yang terdiri  dari serat-serat staple  yang dibuat dengan cara menarik sedikit demi sedikit dan diberi antihan sehingga menjadi untaian yang kontinyu.

Nah tahukah kamu proses pemintalan benang untuk kain lurik ? yuk mari sama – sama kita simak di bawah ini :

  1. Blowing

Nah yang pertama adalah Terjadi pembukaan serat, pembersihan, dan pencampuran serat menjadi lap. Pada mesin ini yang pertama di lalui oleh material serat, gumpalan-gumpalan serat mengalami pembukaan dan pembersihan.

Jika dilihat dari fungsinya mesin blowing ini mempunyai fungsi sebagai Mesin Pembuka (opening) dan sebagai Mesin Pencampur (mixing). Prinsip kerja mesin tersebut adalah mesin berjalan disamping lay down dan membuka atau menghisap kapas yang ada dilay down 1.2mm atau sesuai program yang diset pada mesin tersebut.

  1. Carding

Selanjutnya adalah carding Terjadi pembersihan, penguraian serat, dan pemisahan serat panjang dan pendek merubah lap menjadi sliver.
Mesin Carding ini adalah salah satu mesin yang memegang peran penting sekali dalam menentukan quality hasil produksi dalam suatu pabrik pemintalan.

Pada mesin ini massa fibre diuraikan menjadi serat-serat tunggal dengan cara penggarukan antara wire yang berbentuk gerigi kecil dan jarum-jarum yang banyak disebut dengan Top Flat. Serat-serat yang telah melalui proses penggarukan tersebut akan mengakibatkan serat menjadi sejajar satu dengan yang
lain.

  1. Drawing

Terjadi proses perangkapan, penarikan, dan peregangan  sliver lebih rata. Mesin ini merupakan mesin yang memperoses sliver hasil dari mesin carding dengan cara merangkap dan menarik (Drawing) sesuai dengan no yang di kehendaki.

  1. Combing

Terjadi proses pemisahan kotoran, pemisahan serat pendek, pelurusan, dan pensejajaran serat. Proses combing bertujuan menghilangkan serat-serat pendek, meluruskan dan mensejajarkan serat-serat panjang serta menghilangkan nep dan untuk mendapatkan benang yang bermutu tinggi.

Sesudah mengalami proses pada mesin carding, terlebih dahulu diproses pada mesin combing dimana serat yang pendek dipisahkan dengan jalan penyisiran. Benang yang dibuat melalui proses combing mempunyai keunggulan yaitu frekuensi patah benang dalam proses pemintalan lebih sedikit, persentase kerataan lebih tinggi dan kekuatan benang lebih besar.

Menilik Proses Pemintalan Benang untuk Kain Lurik

Nah itu tadi sedikit proses pemintalan benang untuk kain lurik dari www.anisashop.com, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengentahuan kamu tentang proses pemintalan benang ya

 

 

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Lurik sebagaimana kita ketahui adalah kain tenun tradisional Jawa khususnya Jogja dan Solo. Lurik merupakan peninggalan sejarah yang sangat kuno, namun tidak begitu banyak yang masih peduli dengan keberadaannya saat ini.Kain tradisional ini, dibuat dengan melewati beberapa tahapan yang rumit dan membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam membuatnya.

Lurik, identik dengan kain khas di area Keraton Yogyakarta yang kini bisa digunakan oleh siapa saja. Sederhana, motifnya lurus vertikal atau horizontal, tapi ternyata punya makna mendalam. Menilik rangkuman buku karya Nian S Djoemena : Lurik: Garis-Garis Bertuah, yang terbit tahun 2000, dicontohkan kain lurik Liwatan digunakan sebagai selendang atau kemben liwatan pada upacara tingkeban dengan harapan agar ibu dan anak terhindar dari bahaya dan penyakit. 

Nah Untuk mengetahui lebih dalam mengenai lurik, mari kita lihat bagaimana proses pembuatan motif untuk kain lurik ini uk kita simak di bawah ini :

  1. Nah proses yang pertama adalah Proses pencelupan warna : Tidak seperti halnya dengan batik yang menggunakan cara “menggambar” pada selembar kain jadi serta pewarnaan diakhir proses. Lurik dibuat dengan menenun benang menjadi selembar kain dan justru dimulai dengan proses pewarnaan. Motif telah dirancang sejak dari proses pencelupan warna benang. Setelah dicelup, benag kemudian dijemur hingga kering.
  2. Untuk proses yang kedua Proses ini disebut kelos dan palet (memintal) gunanya untuk memudahkan dalam menata benang, setelah proses pencelupan warna dan penjemuran. Pada proses ini benang dipintal menjadi gulungan-gulungan kecil.
  3. Proses ketiga adalah Sekir (menata benang menjadi motif). Proses ini membutuhkan keahlian khusus serta ketelatenan yang luar biasa. Proses ini merupakan proses yang paling rumit dalam pembuatan kain lurik, dimana seorang penyekir harus menata benang-benang tipis sejumlah 2100 helai benang agar menjadi satu kain dengan motif lurik tertentu selebar 70 cm. Padahal masing-masing motif memiliki rumus yang berbeda, dan kain lurik memiliki puluhan motif, baik motif klasik maupun motif kontemporer.
  4. Proses keempat adalah Nyucuk, yaitu memindahkan desain motif ke alat tenun. Setelah motif dasar selesai ditata di alat sekir, kemudian dipindahkan ke alat tenunan. Pada proses ini 2100 helai benang benang tadi ditata dan dimasukkan satu persatu ke alat serupa sisir di alat tenun. Pada bagian ini, harus dilakukan oleh dua orang, yang satu memilah benang satu persatu untuk diserahkan pada partnernya, sedangkan satunya menerima dan memasangkan pada alat tenun.
  5. Dengan menggunakan alat tenun manual atau yang dikenal dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) benang-benang akhirnya ditenun menjadi kain-kain lurik indah penuh makna dan siap digunakan untuk menjadi sesuatu yang lebih indah.

Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik

Itulah tadi Menilik Proses Pembuatan Motif untuk Kain Lurik. Untuk tau info lebih lanjut bisa mengunjungi anisashop.com semoga bermanfaat J

 

 

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Lurik merupakan nama kain, kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garis-garis, yang merupakan lambang kesederhanaan. Pada dasarnya kain lurik hanya mempunyai satu motif saja yaitu garis. Motif dengan corak searah panjang disebut sebagai lajuran, motif yang searah dengan lebar kain disebut dengan pakan malang, sedangkan corak kotak-kotak kecil disebut dengan cacahan.

Tampilan dan tekstur sangat bergantung pada jenis kain yang digunakan. Mulai dari jenis benang, bahan baku, kehalusan benang, dan juga alat yang digunakan. Selain berfungsi untuk menutup dan melindungi tubuh, lurik juga memiliki fungsi sebagai status simbol dan fungsi ritual keagamaan. Motif lurik yang dipakai oleh golongan bangsawan berbeda dengan yang digunakan oleh rakyat biasa, begitu pula lurik yang dipakai dalam upacara adat disesuaikan dengan waktu serta tujuannya.

Pada awalnya, motif lurik masih sangat sederhana dan warnanya pun masih hitam dan putih atau kedua warna ini di kombinasikan. Dahulu kain lurik ini banyak digunakan masyarakat sebagai pakaian sehari-hari. Untuk wanita biasanya dibuat kebaya, sedangkan untuk pria biasanya hanya sebagai bahan baju pria seperti sorjan. Disisi lain kain lurik juga dibuat sebagai bahan selendang yang berfungsi untuk menggendong tenggok.

Keunikan Kain Lurik Warna Alam

Nah tetapi kali ini saya tidak akan membahas motif lurik yang lainnya melainkan akan membahas keunikan kain lurik berbahan warna alam dari www.anisashop.com , nah warna alam salah satunya warna putih yang berarti Warna putih melambangkan kepercayaan, kesucian, polos, jujur, dan murni. Warna putih memiliki kesan yang sangat positif. Tetapi dalam dunia wastra terutama kain tenun, warna putih sangat jarang digunakan.

Dikembangkan oleh LKP KEMBAR